Abstrak.id – Sebanyak 8.878 warga Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) bakal kehilangan layanan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS).
Mereka yang terancam itu adalah masyarakat pengguna Kartu Indonesia Sehat (KIS).
Hal ini dikarenakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada tahun 2021 ini tidak ada anggaran bantuan BPJS Kesehatan.
Hal ini mendapatkan tanggapan dari Sekertaris Komisi I DPRD Kabupaten Bolmut Budi Setyawan Kohongia.
Dia menjelaskan Komisi 1 DPRD Bolmut telah berkunjung ke Komisi IV DPRD Provinsi Sulut. Kemudian, mengunjungi Dinas Kesehatan Provinsi Sulut.
Kata dia, memang ada sebanyak 8.878 jiwa penduduk di Bolmut bakal kehilangan pelayanan BPJS.
Bahkan, kata Budi, di sela-sela pertemuan itu, Anggota DPRD Provinsi Sulut Yusra Alhabsi, langsung berkoordinasi dengan Kepala dinas. Tak hanya itu, dia pula mempertanyakan hal tersebut kepada kaban keuangan.
“Sangat disayangkan, jawaban dari pihak provinsi bantuan BPJS Kesehatan sudah tidak dianggarkan lagi pada tahun 2021,” ujarnya.
Budi mengungkapkan DPRD Bolmut akan berkonsultasi dengan pihak pemerintah kabupaten setempat untuk membicarakan persoalan tersebut.
“Untuk tahun ini, bantuan kartu BPJS Kesehatan hanya dianggarkan lewat APBN dan APBD. Tahun ini Provinsi sudah tidak menata anggaran BPJS,” tutur Politisi Gerindra itu
(Zhandy/Abstrak)