Menu Tutup

Bupati Pohuwato Apresiasi Bantuan untuk Korban Banjir di Wanggarasi

Abstrak.id – Musibah banjir bandang yang melanda Desa Tuweya dan Desa Bohusami, Kecamatan Wanggarasi, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, pada Jumat malam (21/6/2025) mendapat perhatian luas dari pemerintah dan masyarakat.

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyampaikan apresiasi atas solidaritas yang mengalir dari berbagai pihak, khususnya dari Pemerintah Kecamatan Dengilo yang turut menyalurkan bantuan bagi korban terdampak.

Bencana ini disebut sebagai banjir terparah dalam tiga dekade terakhir, bahkan melebihi kejadian serupa pada tahun 1995.

Air bah datang secara tiba-tiba di tengah kondisi listrik yang padam, menyebabkan kepanikan warga. Dua orang dilaporkan meninggal dunia setelah terseret derasnya arus, sementara puluhan rumah mengalami kerusakan berat, khususnya di bagian dapur yang banyak hanyut terbawa air.

“Banyak warga hanya sempat menyelamatkan diri dengan pakaian di badan. Semuanya terjadi begitu cepat,” kata salah satu warga.

Sebagai bentuk empati, Camat Dengilo, Nakir Ismail, menyerahkan langsung bantuan logistik kepada Pos Komando Penanganan Darurat Banjir Bandang Kabupaten Pohuwato di Desa Malango, Kecamatan Taluditi. Bantuan tersebut berupa air mineral, mi instan, beras, ikan kaleng, telur, dan pakaian layak pakai.

Penyerahan bantuan ini diterima oleh Camat Wanggarasi, Arifin Daiponta, dan disaksikan langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, pada Rabu (25/6/2025).

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Pohuwato, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Dengilo. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang dilanda musibah. Kita berdoa agar bencana seperti ini tidak terulang kembali,” ujar Bupati Saipul.

Camat Dengilo, Nakir Ismail, juga mengungkapkan keprihatinannya atas musibah yang menimpa dua desa tersebut.

“Kami merasakan duka yang sama. Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu meringankan beban warga. Kami mendoakan agar mereka diberikan kekuatan dan ketabahan, terutama bagi keluarga korban yang kehilangan orang tercinta,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato terus mengoordinasikan penyaluran bantuan dari berbagai instansi dan elemen masyarakat, guna memastikan kebutuhan dasar para korban dapat segera terpenuhi.

Musibah yang terjadi di Tuweya dan Bohusami kini menjadi duka bersama. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi kekuatan utama dalam membantu warga bangkit dari bencana.