Abstrak.id – Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, meminta pembangunan menara di Masjid Agung harus benar-benar berkualitas.
Hal ini disampaikan Saipul Mbuinga saat didampingi Ketua Takmirul Masjid Agung, Iwan S.Adam, SH melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan menara yang berada di samping halaman Masjid Agung Pohuwato, Jumat (3/11/2021).
“Ini kan pengeras suaranya ada empat. Jadi harus diberi pengeras suara yang berkualitas,” kata Saipul Mbuinga.
Ditempat terpisah, Ketua Panitia Pembangunan menara Masjid Agung Pohuwato, Ahmad Djuuna menjelaskan, anggaran yang diberikan Pemerintah Daerah untuk pembangunan menara tersebut bersumber dari dana hibah.
“Jadi angggaran itu Rp.1 Miliar. Sementara yang digunakan untuk pembangunan menara sebesar Rp.920 juta,” kata Ahmad Djuuna, saat dikonfirmasi Abstrak.id, melalui via seluler, Jumat (3/11/2021).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pohuwato itu menambahkan, saat ini pihak Pemerintah daerah belum melakukan penandatanganan kontrak dengan pihak penanggung jawab pembangunan menara tersebut.
“Itu sementara dituangkan dalam kontrak. Kita hanya mengambil momen di hari Jumat saja untuk peletakan batu pertamanya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Takmirul Masjid Agung Pohuwato, Iwan S.Adam menambahkan, selaku pengurus Masjid dirinya mengapresiasi kehadiran Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga dalam kegiatan peletakan batu pertama tersebut.
Lebih lanjut, Iwan S.Adam menyebutkan, bahwa menara tersebut memiliki ketinggian sebesar 50 meter.
“Insya allah pembangunan tersebut secepatnya selesai sehingga sudah bisa kita gunakan,” tandasnya. (RT/Abstrak).