Bupati Saipul Bahas Penguatan BUMD, BLUD dan Pengelolaan Aset Daerah Bersama Kemendagri
Abstrak.id – Pemerintah Kabupaten Pohuwato terus mendorong penguatan pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), serta Barang Milik Daerah (BMD) sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, bersama Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Drs. H. Yudia Ramli, M.Si., di ruang kerjanya, Senin (5/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas sejumlah langkah strategis terkait pengelolaan dan pengembangan BUMD, BLUD, maupun aset daerah di Kabupaten Pohuwato.
Bupati Saipul mengatakan, ketiga sektor tersebut memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan sekaligus mendorong peningkatan pelayanan publik dan kemajuan daerah.
Menurutnya, BUMD, BLUD, dan BMD perlu dikelola secara optimal agar keberadaannya mampu memberikan manfaat yang lebih besar, baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Keberadaan BUMD, BLUD dan BMD sangat dibutuhkan di suatu daerah.
Ketiganya juga menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan daerah,” ujar Saipul.
Dalam pertemuan itu, Saipul juga secara khusus menyampaikan perkembangan pengelolaan BLUD di Kabupaten Pohuwato, termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bumi Panua yang telah menerapkan pola pengelolaan keuangan BLUD.
Menurut Saipul, penerapan BLUD di RSUD Bumi Panua menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung peningkatan kualitas dan efektivitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dengan fleksibilitas yang dimiliki dalam pola pengelolaan BLUD, rumah sakit diharapkan dapat lebih responsif dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Untuk BLUD, khususnya RSUD Bumi Panua, sudah menjadi BLUD. Ini tentu penting dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” kata Saipul.
Selain BLUD, pembahasan juga mencakup pengelolaan BUMD di Kabupaten Pohuwato.
Pemerintah daerah terus mendorong agar BUMD dikelola secara profesional sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sementara dari sisi Barang Milik Daerah (BMD), pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada pentingnya penataan dan pengelolaan aset secara tertib, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pengelolaan aset yang baik dinilai penting untuk memastikan seluruh barang milik pemerintah daerah dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah.
Pertemuan bersama jajaran Kemendagri tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan sekaligus arahan bagi Pemerintah Kabupaten Pohuwato dalam melakukan pembenahan dan optimalisasi pengelolaan BUMD, BLUD, maupun BMD.
Saipul menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pohuwato berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola ketiga sektor tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang efektif.
Meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan aset dan sumber daya daerah dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
