Bupati Saipul Dukung Putri Pohuwato Jessie Manopo Tampil di ADUJAKNAS Nasional
Abstrak.id – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Pohuwato. Putri daerah, Jessie Berliana Chelsea Manopo, dipercaya membawa nama Provinsi Gorontalo pada ajang Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Nasional (ADUJAKNAS) 2026 di Jakarta.
Jessie yang merupakan Duta GenRe Putri Provinsi Gorontalo terpilih bersama Nur Ahmad Agung Kutub Robani As, Duta GenRe Putra Provinsi Gorontalo asal Kabupaten Gorontalo, untuk mengikuti ajang tingkat nasional yang digelar Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) pada 21–22 September 2026.
Keduanya telah berada di Jakarta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ADUJAKNAS 2026. Menariknya, setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Minggu (20/9/2026), Jessie dan Agung bertemu langsung dengan Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga.
Pertemuan tersebut terjadi secara kebetulan lantaran Jessie, Agung, dan Bupati Saipul berada dalam penerbangan yang sama dari Bandara Djalaluddin Gorontalo menuju Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Saipul menyampaikan apresiasi sekaligus dukungannya kepada Jessie dan Agung yang dipercaya menjadi perwakilan Provinsi Gorontalo pada ajang nasional tersebut.
Saat berada di Jakarta, Bupati Saipul sendiri didampingi Plt. Kepala Dinas Pertanian Pohuwato Achmad Djuuna untuk memenuhi undangan Kementerian Pertanian terkait Program Khusus Pertanian untuk Bioethanol.
Undangan tersebut harus dihadiri langsung dan tidak dapat diwakilkan. Dari Provinsi Gorontalo, hanya tiga kabupaten yang mendapatkan undangan khusus tersebut, termasuk Kabupaten Pohuwato.
Saipul mengatakan, terpilihnya Jessie menjadi salah satu wakil Gorontalo pada ajang nasional merupakan sebuah kebanggaan, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi daerah.
“Tentu ini suatu kebanggaan besar, di mana peluang emas ini dapat diraih dan berhak mewakili Provinsi Gorontalo,” ujar Saipul.
Ia berpesan kepada Jessie dan Agung agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti seluruh rangkaian ADUJAKNAS 2026.
Menurutnya, terpilihnya keduanya merupakan capaian yang patut diapresiasi. Terlebih, dari puluhan peserta yang mengikuti tahapan seleksi, hanya dua orang yang akhirnya dipercaya menjadi perwakilan Provinsi Gorontalo di tingkat nasional.
“Selamat bertanding, berikan yang terbaik. Selaku Bupati dan mewakili pemerintah dan masyarakat Pohuwato, kami sangat mendukung adinda Jessie. Semoga usaha dan niat baik akan mendapat apresiasi yang baik pula dari pemerintah pusat,” harapnya.
Selain memberikan dukungan, Saipul juga berpesan agar Jessie dan Agung menjaga nama baik daerah selama berada di Jakarta. Keduanya diminta terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan para pendamping selama mengikuti kegiatan.
“Sekali lagi kami berdoa, insyaallah beroleh apresiasi. Kami juga meminta untuk menjaga kesehatan selama berada di Jakarta,” pesannya.
Berawal dari Juara Tingkat Provinsi
Sementara itu, Jessie Berliana Chelsea Manopo menceritakan perjalanan hingga dirinya dipercaya menjadi salah satu wakil Provinsi Gorontalo pada ADUJAKNAS 2026.
Menurut Jessie, langkah tersebut bermula dari keikutsertaannya dalam ADUJAK tingkat Provinsi Gorontalo pada 2025. Saat itu, kontingen dari Kabupaten Pohuwato berhasil meraih juara pertama.
Prestasi tersebut kemudian mengantarkan Jessie dipercaya menjadi Duta GenRe Putri Provinsi Gorontalo.
“Pada 2025 saya terpilih mengikuti ADUJAK Provinsi Gorontalo dan mendapat juara satu. Sejak itu saya menjabat sebagai Duta GenRe Provinsi.
Pada 2026 kami mewakili Provinsi Gorontalo pada kegiatan ADUJAKNAS,” jelas Jessie.
Ia menerangkan, Duta GenRe atau Generasi Berencana merupakan forum yang telah berdiri sejak 2010 di bawah naungan BKKBN, yang kemudian bertransformasi menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Perjalanan menuju ajang tingkat nasional pun tidak mudah. Jessie harus melewati sejumlah tahapan seleksi hingga akhirnya terpilih sebagai salah satu dari dua wakil Provinsi Gorontalo.
Dari sekitar 300 finalis pada tahap awal, peserta kemudian disaring hingga tersisa 30 orang. Dari 30 finalis tersebut, kembali dilakukan seleksi hingga ditetapkan dua orang yang akan mewakili Provinsi Gorontalo di tingkat nasional.
“Setelah lulus seleksi pertama dari 300 finalis, lalu lanjut seleksi kedua dari 30 orang. Dari 30 finalis menghasilkan dua finalis dan alhamdulillah, putri asal Pohuwato menjadi salah satu yang terpilih,” ungkapnya.
Kini, Jessie berharap dukungan dan doa dari masyarakat, khususnya warga Pohuwato dan Gorontalo, agar dirinya bersama Agung mampu memberikan hasil terbaik dalam ADUJAKNAS 2026.
“Doakan kami bisa memberikan yang terbaik. Masyarakat Pohuwato, masyarakat Kabupaten Gorontalo dan umumnya masyarakat Provinsi Gorontalo, mohon bantu kami dengan doa,” ujar Jessie.
Jessie yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengatakan, keikutsertaannya di tingkat nasional menjadi pengalaman sekaligus amanah untuk membawa nama daerah di tingkat yang lebih luas.
Bagi Kabupaten Pohuwato, kehadiran Jessie di ajang nasional tersebut menjadi kebanggaan tersendiri.
Ia tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga menjadi bagian dari generasi muda Gorontalo yang mendapat kesempatan menunjukkan kreativitas dan kontribusinya di tingkat nasional.
