Daerah

Bupati Saipul Temui Keluarga Korban Pembunuhan di Libuo, Dengarkan Kisah Apsel Bawole

Abstrak.id – Di tengah agenda pemerintahan di Kecamatan Dengilo, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga menyempatkan diri menemui keluarga Apsel Bawole, korban pembunuhan yang terjadi di kawasan wisata Libuo, Kecamatan Paguat.

Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman keluarga korban di Dusun I, Desa Karangetang, Kecamatan Dengilo, Selasa (29/9/2026).

Bupati Saipul datang didampingi Camat Paguat Andri Pakilie, unsur Kesbangpol Kabupaten Pohuwato, serta Kepala Desa Karangetang Nahemya Bawolye.

Kedatangan mereka disambut ibu korban, Selmi Panamba, bersama nenek dan tante Apsel Bawole.

Dalam pertemuan itu, keluarga korban menyampaikan kronologi kejadian sekaligus menceritakan kondisi Apsel sebelum akhirnya meninggal dunia.

Ibu korban, Selmi Panamba, mengatakan Apsel mendatangi kawasan wisata Libuo untuk menyusul adiknya yang berada di lokasi tersebut. Karena hari telah larut, Apsel disebut merasa bertanggung jawab untuk memastikan keberadaan adik satu-satunya.

“Dia (Apsel) menyusul adiknya yang ada di wisata Libuo. Karena sudah larut malam, sebagai seorang kakak tentu merasa bertanggung jawab kepada adik satu-satunya,” tutur Selmi.

Apsel diketahui merupakan anak sulung dari dua bersaudara. Setelah sang ayah meninggal dunia, Apsel turut mengambil peran membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Usai menyelesaikan pendidikan di SMK, Apsel mulai berusaha mencari penghasilan untuk membantu ibunya yang sehari-hari berstatus sebagai ibu rumah tangga.

“Dia sudah lulus SMK dan mulai sedikit mencari nafkah untuk membantu keluarga. Sayangnya, anak sulung kami telah pergi untuk selamanya akibat penganiayaan yang menyebabkan kematiannya,” ungkap keluarga korban di hadapan Bupati.

Atas peristiwa tersebut, keluarga berharap proses hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dapat berjalan secara maksimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami meminta agar ini dapat diproses sebaik-baiknya. Apalagi anak kami telah meninggal dunia akibat ulah sekelompok orang yang telah menganiaya dan merenggut nyawanya,” tegas keluarga korban.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.

Saipul menyayangkan peristiwa yang mengakibatkan hilangnya nyawa tersebut. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pohuwato.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini dan tentu tidak menginginkan hal serupa kembali terjadi. Saat ini, sekelompok orang yang dinyatakan terlibat telah ditangani oleh pihak berwajib,” jelas Saipul.

Ia meminta seluruh pihak mempercayakan proses hukum kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, pihak yang terbukti terlibat nantinya akan diproses sesuai dengan perbuatannya dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada petugas, dan mereka yang terbukti terlibat akan menerima sanksi sesuai perbuatannya,” tambahnya.

Di hadapan keluarga korban, Bupati Saipul juga menyampaikan pesan agar ibu, tante, dan nenek Apsel tetap kuat menghadapi kehilangan tersebut.

Ia berharap keluarga diberikan kesabaran, ketabahan, serta kekuatan dalam melewati masa duka.

“Kami meminta keluarga untuk tetap sabar, tabah dan terus berdoa. Semoga ada hikmah yang baik di balik kejadian ini. Kami pun turut merasakan duka dan kehilangan yang dirasakan keluarga,” pungkas Saipul.