Abstrak.id – Untuk menjaga dan mencegah radikalisme, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pohuwato menggelar dialog kebangsaan antar umat beragama yang dibuka langsung Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau, di Sunrise Hotel’s Marisa, Senin (31/10/2022).
Adapun kegiatan itu diikuti 50 orang peserta yang terdiri dari pelajar SMA, SMK, MA dan perwakilan Mahasiswa KKN dan pengurus FKUB Kabupaten Pohuwato.
Dalam sambutannya, Sekda Iskandar menyampaikan bahwa nilai toleransi sungguh sangat penting di negara kita yang beragama dan menjadi esensi dari FKUB.
“Alhamdulillah, tadi sudah dimulai dengan doa yang dilakukan oleh perwakilan dua agama. Semua itu dilakukan untuk bagaimana kita mengharapkan kehidupan berdampingan yang tujuannya adalah untuk terciptanya kerukunan,” ujar Iskandar Datau.
Pelaksanaan dialog ini juga kata Iskandar, adalah cara efektif untuk mencegah terjadinya konflik, sehingga ini bisa disatukan dalam rangka menuju perdamaian.
Selaku Pemerintah Daerah, ia menyambut baik, mensupport dan mendukung penuh kegiatan dialog yang dilaksanakan oleh Forum ini. Sebab kegiatan ini dinilai sangat penting, dan tujuannya pun baik yaitu mengelola keberagaman lewat FKUB.
Disamping itu, Iskandar berharap, agar kegiatan dialog seperti ini senantiasa dijaga oleh seluruh elemen khususnya Pemerintah Daerah, sebab dari dialog tersebut bisa dapat terjalin hubungan antar umat beragama.
“Kepada para siswa, ikuti kegiatan ini dengan baik dan benar. Semoga dapat memberikan yang terbaik untuk daerah kita Pohuwato,” imbuhnya.
Sebelumnya, Ketua FKUB Kabupaten Pohuwato, Usman Polumuduyo dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan dialog ini bertujuan untuk menanamkan pengertian kepada para pelajar untuk dapat memahami rasa nilai toleransi dalam keberagaman agama, suku, dan golongan yang berada diingkungan sekolah dan masyarakat sekitarnya.
Selain itu, bagaimana memberikan pemahaman kepada generasi muda terutama pelajar untuk membangun harmonisasi dan toleransi dilingkungan sekolah dan masyarakat yang beragam dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. (Ramlan/Abstrak).