Daerah

Iskandar Datau Puji Capaian Baznas Pohuwato Raih WTP Dua Tahun Beruntun

Abstrak.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pohuwato kembali menorehkan prestasi dalam pengelolaan keuangan.

Lembaga pengelola zakat tersebut berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama dua tahun berturut-turut, yakni atas laporan keuangan tahun 2024 dan 2025.

Capaian tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat hasil audit dan ikhtisar laporan keuangan Baznas Kabupaten Pohuwato tahun 2025 kepada Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Baznas Pohuwato, Muhammad Ruzali Hunowu, kepada Bupati Pohuwato yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Iskandar Datau, bersama Inspektur Daerah Kabupaten Pohuwato, Irfan Saleh.

Kegiatan berlangsung di halaman Rumah Sehat Baznas Pohuwato, Kamis (8/10/2026), di sela pelaksanaan khitanan massal yang dirangkaikan dengan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Acara tersebut turut disaksikan Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, sejumlah pejabat dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta undangan lainnya.

Keberhasilan meraih opini WTP selama dua tahun berturut-turut menjadi salah satu indikator komitmen Baznas Pohuwato dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. Pemeriksaan laporan keuangan tersebut dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP).

Sekda Pohuwato, Iskandar Datau, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, opini WTP merupakan pencapaian penting yang menunjukkan bahwa laporan keuangan telah memenuhi standar pemeriksaan yang berlaku.

“Pada kegiatan ini kita menyaksikan satu hal yang luar biasa terkait pengelolaan keuangan Baznas Pohuwato, yaitu prestasi tertinggi dalam hal pengelolaan keuangan, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Ini sungguh prestasi yang luar biasa, karena pengelolaan keuangan Baznas telah diaudit oleh lembaga yang kredibel dan dinyatakan Wajar Tanpa Pengecualian,” jelas Iskandar.

Ia menilai, keberhasilan mempertahankan opini WTP selama dua tahun berturut-turut memiliki arti penting bagi kredibilitas lembaga, terlebih Baznas merupakan institusi yang menghimpun dan mengelola dana zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat.

“Kami berharap hal ini bisa terus dipertahankan. Karena kredibilitas, integritas, dan keberadaan sebuah lembaga, apalagi Baznas yang menghimpun dana masyarakat, kemudian dilakukan audit dan hasilnya WTP, itu sangat luar biasa,” terangnya.

Iskandar menambahkan, transparansi dan akuntabilitas harus terus menjadi perhatian dalam pengelolaan dana umat.

Dengan pengelolaan yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan, kepercayaan masyarakat, khususnya para muzaki, terhadap Baznas diharapkan semakin meningkat.

Sementara itu, Ketua Baznas Pohuwato, Muhammad Ruzali Hunowu, menegaskan bahwa opini WTP merupakan bentuk pertanggungjawaban lembaganya atas amanah zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat.

Menurut Ruzali, capaian tersebut tidak terlepas dari kedisiplinan dalam pengelolaan administrasi dan keuangan, serta komitmen untuk memastikan dana yang dihimpun dikelola secara jujur, transparan, dan sesuai dengan standar akuntansi.

“Pencapaian ini adalah bentuk pertanggungjawaban atas dana zakat, infak, dan sedekah yang kami kelola. Predikat WTP ini merupakan buah dari kedisiplinan dalam administrasi. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari muzaki dikelola dengan jujur dan dilaporkan secara transparan sesuai standar akuntansi yang ketat,” jelasnya.

Ia menegaskan, opini WTP bukanlah akhir dari pencapaian Baznas Pohuwato, melainkan standar yang harus terus dijaga dan ditingkatkan dalam menjalankan amanah pengelolaan dana umat.

“WTP bukan akhir dari pencapaian, melainkan standar minimal yang harus kami pertahankan. Ini adalah jaminan bagi masyarakat bahwa Baznas Pohuwato amanah dalam menjalankan tugasnya,” tegas Ruzali.

Pada kesempatan itu, Ruzali turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pohuwato, DPRD Pohuwato, serta seluruh instansi terkait yang selama ini memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas Baznas.

Apresiasi juga disampaikan kepada masyarakat dan para muzaki yang telah mempercayakan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah kepada Baznas Pohuwato.

“Terima kasih atas dukungan pemerintah daerah, DPRD Pohuwato serta instansi lainnya kepada kami selaku Baznas Pohuwato yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah.

Kami juga sangat berterima kasih atas kepercayaan masyarakat serta para muzaki kepada lembaga kami dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan,” pungkasnya.