Menu Tutup

Kadis Dukcapil Pohuwato yang Diduga Terlibat Investasi BBH Diminta Dinon Job

Abstrak.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Pohuwato, AD yang baru-baru ini diduga telah terlibat dalam kasus investasi ilegal (BBH) diminta untuk segera Dinon job dari jabatannya.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh salah satu tokoh masyarakat Pohuwato, Limonu Hippy, saat dikonfirmasi abstrak.id, Sabtu (9/3/2024).

“Seharusnya beliau (AD) sudah dinon job dari jabatannya, baik sebagai Kadis maupun sebagai Ketua Takmirul Masjid. Karena dinilai sudah merugikan orang banyak, takutnya hal ini akan berpengaruh terhadap pengelolaan keuangan daerah yang ada di Dinas yang beliau pimpin,” ungkap Limonu Hippy.

Beliau (AD) ini kata Limonu, adalah seorang Haji yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Takmirul Masjid Agung Pohuwato. Namun mirisnya, beliau masih terlena dengan permainan judi online yang berkedok seperti investasi BBH tersebut.

“Kalau hal ini kita biarkan, maka jangan tanyakan kenapa daerah kita Pohuwato ini sering dilanda musibah. Seharusnya beliau jadi panutan bagi masyarakat, bukan justru melakukan hal-hal yang tidak baik seperti itu,” kata Limonu Hippy.

Disamping itu, Limonu menilai, selama AD menjadi Ketua Badan Takmirul Masjid Agung Pohuwato untuk mengurus air wudhu saja tidak mampu.

“Saya hitung sudah 4 kali hari Jumat air wudhu di masjid Agung Pohuwato tidak ada, sehingga banyak orang kocar kacir mencari air diluar masjid. Yang lebih miris lagi yang sholat di Masjid Agung itu banyak dari luar daerah,” katanya.

“Jadi disamping mereka kesulitan mencari air untuk berwudhu, juga sangat memalukan pemerintah daerah dan masyarakat Pohuwato. Sebab para tamu membawa kesan yang tidak baik ketika mereka sholat di Masjid Agung Pohuwato,” pungkasnya. (Ramlan/abstrak)