Abstrak.id – Tragedi menimpa Pasar Malam Inomasa Bintauna. Alih-alih menjadi tempat hiburan rakyat, salah satu wahana permainan justru mencederai pengunjung hingga mengalami luka serius.
Trgaedi tersebut menimpa Seorang anak berusia 13 tahun, berinisial ZK, dilaporkan terlempar dari wahana “Keranjang Cinta” dan mengalami luka di bagian kepala serta kaki. Kejadian mengenaskan ini terjadi sekitar tengah malam, Kamis (15/5).
Kesaksian dari warga menyebutkan bahwa pengamanan wahana tampak seadanya, tanpa prosedur ketat atau penjagaan profesional.
“Baru kali ini ada pasar malam yang nyanda safety. Tutup jo itu pasar malam,” ucap orang tua korban dengan dialeg Manado sebagaimana yang dikutip dari media www.identitasnews.id
Senada dengan hal tersebut, Sekertaris Lembaga Investigasi Negara Ari Muliling, menyampaikan terkait adanya insiden ini pihaknya meminta Aparat Penegak Hukum atau Pemerintah yang mengeluarkan izin terkait pelaksnaan kegiatan tersebut dapat mendalami peristiwa ini.
“Ini harus diseriusi, mengingat aktivitas pasar malam ini, akan beroperasi lebih dari dua pekan. Jangan sampai peristiwa ini akan terulang. Sehingganya perlu dilakukan pengecekan izin kelayakan wahana, sertifikasi dari para tekni, serta izin berusaha berbasis resiko” tutur ari saat dimintai tanggapan terkait persitiwa tersebut, Jumat (16/05/2025).
Pihaknya juga menegaskan, untuk menghilangkan anggapan negatif soal manajerial yang dianggap mengabaikan standar keselamatan demi keuntungan instan perlu dilakukan ispeksi dari otoritas terkait terhadap izin atau dokumen yang dikantongi oleh pihak wahana.
“Jika pihak wahana memang tak bisa memperlihatkan dokumen sebagaimana yang diatur dalam Permenparekraf Nomor 4 tahun 2021. Maka perlu didalami, Apakah pemerintah setempat yang memberikan izin benar-benar kecolongan? Ataukah memang ada pembiaran?” pintanya.
Sementara itu, penanggung jawab pasar malam, Aldy Agus Midar, saat dikonfirmasi melalui whatsaap mengatakan peristiwa tersebut sudah aman dan telah ada kesepakatan antara pihak pasar malam dengan orang tua korban
“Konfirmasi dari saya sudah TDK ada lagi pihak orang tua korban yang keberatan. Sudah tidak ada masalah lagi. Semua sudah aman & saya SDH tanggung jawab semua,” tulisnya.

Saat ditanyai soal izin kelayakan wahana bermain, Aldi menyampaikan pada intinya semua sudah selesai.

“Intinya saya sudah sepakati bersama dengan pihak korban dan tidak ada lagi keberatan. Untuk masalah insiden. Alhamdulillah sudah aman-aman,” tutupnya diakhir chatnya.
(RA.1)