Indeks

Maraknya Pelanggaran UU ITE, Polda Gorontalo Imbau Warga Bijaksana Bermedsos

Abstrak.id – Kepolisian Daerah melalui Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono mengimbau masyarakat agar bijaksana dalam menggunakan media sosial (medos).

Hal ini disampaikannya agar masyarakat Gorontalo tidak terjerat Undang-Undang ITE. Mengingat saat ini lagi marak-maraknya pelanggaran-pelangaran yang terjadi di dunai jejaring sosial.

“Jadikan media sosial sebagai sarana untuk menjalin pertemanan, menambah wawasan ataupun bisa berwirausaha. Jangan memposting atau membuat komentar yang bermuatan asusila, ujaran kebencian ataupun SARA, dan jangan menjadi bagian dari penyebar berita hoaks,” ucapnya, saat dihubungi media ini melalui Whatsapp, Selasa (13/7/2021).

Wahyu berharap masyarakat dapat menyaring atau membedakan informasi yang benar dan tidak. Bahkan Dia juga meminta warga bisa aktif dalam memberikan edukasi dalam dunia maya.

“Saring setiap informasi yang beredar di media sosial sebelum di-share. Ingat ada UU ITE yang dapat menjerat siapa saja yg melakukan tindak Pidana dengan media sosial,” tandas Kabid Humas.

Diketahui, di masa serba teknologi ini sudah banyak unggahan-ungahan warganet yang harus berurusan dengan pihak kepolisian dan bahkan tak sedikit yang mendekam dipenjara akibat tersandung pelanggaran UU ITE.

Seperti video yang baru -baru ini viral, dimana dalam video tersebut nampak seorang pria yang ngatain polisi dan menyebut nama Jokowi dengan kata salah satu hewan.

Video yang berdurasi 27 detik tersebut beredar melalui akun media sosial Tiktok @masmalih376 pada Senin (12/7/2021).

Hingga saat ini, orang yang berada dalam video tersebut tengah dalam penelusuran pihak berwajib.

Diketahui, Sejak Selasa Siang (13/7/2021) video yang diunggah tersebut telah ditonton ratusan ribu orang, serta mendapatkan 53 ribu lebih komentar dan bahkan video tersebut telah dibagikan lebih dari 22 ribu kali.

(Zhandy/Abstrak)