Abstrak.id – Komando Distrik Militer (Kodim) 1313 Pohuwato menggelar vaksinasi Booster dosis 1 dan dosis 2 di Desa Panca Karya 1, Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato, Kamis (2/6/2022) pagi.
Kegiatan vaksinasi tersebut sejalan dengan target Pemerintah Daerah untuk meningkatkan dan meratakan distribusi vaksinasi sampai ke pelosok desa. Hal ini pun mendapat dukungan dari PT. Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS), PT.Gorontalo Sejahtera Mining (GSM), PT. Pani Bersama Tambang (PBT).
Bagi perusahaan, dukungan atas terselenggaranya vaksinasi ini merupakan bentuk komitmen dan kepedulian bagi masyarakat sekaligus mendukung program percepatan vaksinasi pemerintah.
Dandim 1313 Pohuwato, Letkol Inf.Togu Malau melalui Danramil Marisa, Kapten Inf. Sutrisno dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas antusiasnya dalam mengikuti kegiatan vaksinasi ini.
“Vaksinasi ini mengambil tema Wujudkan Masyarakat yang Sehat dan Produktif dengan Vaksinasi Covid-19,” ungkap Sutrisno.
Sutrisno juga menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung termasuk Pani Gold Project, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang telah ikut serta dalam menyediakan logistik.
“Sebagai bentuk apresiasi, para peserta vaksinasi memperoleh bonus dengan membawa pulang sepaket sembako, termasuk beras dan minyak goreng. Harapan kita seluruh masyarakat agar mau divaksinasi 100 persen,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau menyatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato akan terus berusaha meningkatkan capaian vaksinasi demi mengejar target yang diberikan.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Dandim atas kegiatan serbuan vaksin ini.
Terima kasih juga kami sampaikan kepada masyarakat Panca Karya 1 di Kecamatan Taluditi atas partisipanya dalam kegiatan ini,” katanya.
Mengutip data, Iskandar menyampaikan bahwa capaian vaksinasi di Kecamatan Taluditi termasuk yang tertinggi di wilayah Kabupaten Pohuwato.
Dia pun bersyukur dengan fakta bahwa tren jumlah kasus positif sudah melandai, namun demikian status pandemic Covid-19 masih belum dicabut. Menurut Iskandar, nanti jika jumlah kasus Covid-19 terus turun dan melandai, maka status pandemi akan dicabut dan dinyatakan sebagai endemi seperti halnya penyakit malaria atau muntaber.
Seperti diketahui, capaian vaksinasi dosis 2 di Kecamatan Taluditi tercatat sekitar 80 persen, sementara capaian vaksinasi di kecamatan lain masih lebih rendah yaitu sekitar 70 persen.
“Kecamatan Taluditi termasuk yang paling tinggi dalam capaian vaksin. Mungkin nanti kegiatan vaksinasi difokuskan pada kecamatan yang capaiannya masih rendah,” tutupnya. (Ramlan/Abstrak).