Abstrak.id – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pohuwato melakukan pemantauan di sejumlah Gereja, Jumat (24/12/2021). Pemantaun tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi umat kristiani yang melaksanakan ibadah natal aman dan nyaman.
Selain itu, pemantauan ini juga dilakukan untuk melihat langsung personel TNI/Polri dan Satpol PP yang ditugaskan untuk melakukan pengamanan dan penertiban Perayaan Pra Natal di masing-masing Gereja.
Adapun Gereja yang tersebar di empat Kecamatan itu diantaranya Gereja Protestan Indonesia di Gorontalo (GPIG), Kecamatan Marisa, Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) jemaat gunung batu Kecamatan Buntulia.
Kemudian Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sulawesi Selatan, Kecamatan Paguat, dan Gereja Protestan Indonesia di Gorontalo (GPIG) jemaat Maranatha Karangetang, Kecamatan Dengilo.
Dalam kesempatan itu, Bupati Pohuwato, Saipul. A. Mbuinga mengatakan kegiatan pemantauan ini kita lakukan untuk memberikan kenyamanan bagi umat kristiani di wilayah Kabupaten Pohuwato.
“Ini merupakan komitmen kami pemerintah daerah, agar saudara-saudara kita yang menjalankan Ibadah Natal bisa merasa aman, nyaman dan tenang dalam melaksanakannya,” ujar Saipul A. Mbuinga.
“Kita harapkan, pelaksanaan perayaan Pra Natal ini, bisa berjalan dengan lancar dan tertib hingga sampai pada Tahun Baru 2022,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolres Pohuwato, AKBP. Joko Sulistiono, SH, S.IK., MH menuturkan, pelaksanaan patroli gabungan dilakukan untuk memastikan perayaan Pra Natal berjalan aman dan kondusif.
“Dari 53 Gereja ada sekitar 38 yang merayakannya, dan personel sudah kita siapkan di semua gereja itu,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk pelaksanaan pengamanan dibagi menjadi dua tim. Tim Pertama Kecamatan Marisa, Buntulia, Duhiadaa, Paguat dan Dengilo.
Sementara untuk tim kedua meliputi wilayah Randangan, Lemito, Popayato Timur, Popayato, dan Popayato Barat.
Mantan Wakapolres Singkawang itu mengimbau kepada masyarakat yang melaksanakan perayaan Pra Natal untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan.
“Untuk masyarakat yang merayakan kegiatan diharapkan untuk tetap taat protkes demi pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (Ramlan/Abstrak).