Menu Tutup

PPMIBU Gelar Mubes, Fri Humagi Dipercayakan Sebagai Ketum PB

PPMIBU Ketum PB

Abstrak.id – Setiap orang pada hakikatnya diciptakan sebagai pemimpin. Baik bagi dirinya sendiri maupun untuk orang lain.

Begitupun setiap orang yang dilahirkan dari organisasi. Dirinya mempunyai potensi untuk menjadi pemimpin dalam wadah tersebut.

Hal inilah yang dialami Fri Humagi. Kader angkatan 2012 di Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mongondow Utara (PPMIBU) tersebut kini menjadi nahkoda tertinggi bagi organisasinya.

Alumni Universitas Negeri Gorontalo itu berdasarkan hasil Musyawarah Besar (PPMIBU) yang ke-7, dipercayakan sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) pertama sejak organisasi tersebut berdiri.

PPMIBU Ketum PB
Dokumenantasi sejumlah kader PPMIBU usai menggelar Mubes yang ke-7 di Kota Gorontalo. Foto: Abstrak

Fri menjelaskan pemimpin ialah dia yang mengetahui jalan, melewati jalan tersebut, dan menunjukkan jalan itu untuk orang lain.

Namun, kata Fri, semua itu dapat dilalui jika ada dukungan dari seluruh pihak terkait.

“Sama halnya dengan para nabi. Mereka adalah panutan bagi umatnya. Namun, keberhasilan mereka tidak terlepas dari bantuan pihak lain. Walaupun itu campur tangan tuhan, tetapi juga adalah bantuan dan dukungan dari pihak lain,” ucapnya.

Oleh karena itu, kata Fri, dukungan dari seluruh kader-kader PPMIBU sungguh akan sangat berarti. Karena dari rahim PPMIBU ia dilahirkan, maka kepada anggota PPMIBU pun ia mengharapkan dukungan.

Di sisi lain, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara juga sangat diharapkannya. Karena terosbosan ke depan, tentunya akan disinergikan dengan program dari pemerintah daerah.

“Namun, saya kira ketika ada yang perlu menjadi pertimbangan pemerintah, kita pun akan menyampaikan hal tersebut,” ucapnya.

Fri menjelaskan pembentukan PB-PPMIBU adalah sebagai wadah dengan berbagai macam tujuan. Baik untuk kelanjutan perjuangan kader-kader PPMIBU setelah mahasiswa, maupun sebagai lingkaran yang akan turut terlibat untuk membantu pembangunan di daerah.

“Ke depan, intinya rencana yang akan kita lakukan adalah untuk berkontribusi bagi lingkungan sekitar. Untuk bentuknya bisa bermacam-macam hal, karena pepatah mengatakan banyak jalan menuju Roma,” tandasnya.

(RA-02)