Abstrak.id – Program makan siang bergizi yang digelar oleh Pani Gold Project (PGP), di bawah naungan PT Merdeka Copper Gold Tbk, mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Sekolah SDN 04 Buntulia, Lukman Daud.
Sejak program ini dimulai beberapa bulan lalu, pihak sekolah mencatat peningkatan signifikan dalam kesehatan siswa.
“Sekitar 80 persen siswa mengalami peningkatan tinggi dan berat badan. Ini menunjukkan dampak positif nyata dari program makan siang ini,” ujar Lukman saat ditemui di SDN 04 Buntulia, Dusun Butato, Desa Hulawa, Senin (30/6/2025).
Ia berharap program ini dapat terus berlanjut demi mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.
SDN 04 Buntulia merupakan salah satu dari empat sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan program makan siang gratis dari PGP. Tiga sekolah lainnya adalah SDN 05 Buntulia dan SMPN 02 Buntulia di Dusun Hele, serta SDN 02 Buntulia di Dusun Mekarjaya.
External Affairs Manager Pani Gold Project, Mahesha Lugiana, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto terkait makan siang bergizi nasional.
“Melalui program ini, kami ingin ikut berkontribusi menyiapkan generasi sehat dan cerdas menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
PGP menamai program ini sebagai “Makan BAIK”, singkatan dari Beragam Jenisnya, Aman Dimakan, Imbang Porsinya, dan Kaya Gizinya.
Tak hanya memberikan asupan sehat, program ini juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kebersihan, seperti membiasakan siswa berdoa sebelum dan sesudah makan serta menjaga kebersihan lingkungan.
Keberhasilan program ini turut mendapat perhatian dari berbagai pihak.
Sejumlah pejabat tinggi, seperti PJ Gubernur Gorontalo Rudy Salahuddin, Komandan Korem 133/Nani Wartabone, dan Komandan Kodim 1313/Pohuwato telah mengunjungi lokasi program untuk melihat langsung pelaksanaannya.
Pasalnya, TNI direncanakan akan menjadi pelaksana program makan siang bergizi nasional di masa mendatang.
Lukman Daud menegaskan kembali harapannya agar program ini tidak hanya berjangka pendek.
“Kami berharap keberlanjutan program ini agar manfaatnya semakin luas dirasakan, tidak hanya oleh siswa tetapi juga oleh masyarakat sekitar,” tutupnya.