Abstrak.id – Kinerja Pemerintah Desa (Pemdes) Bohusami, Kecamatan Wanggarasi, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo mendapatkan sorotan dari warga setempat.
Pasalnya, Pemdes Bohusami tersebut dinilai tak pernah melibatkan masyarakatnya dalam merumuskan sejumlah program yang berada di Desa tersebut.
Hal ini diungkapkan langsung oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat yang tidak ingin disebutkan namanya kepada media ini, Sabtu (3/06/2023).
“Ini ada banyak program yang dilakukan Kepala Desa dengan mengunakan dana desa, tapi hanya dikerjakan asal-asalan, tanpa melibatkan kami masyarakat,” ungkap sejumlah warga tersebut.
Selain itu, pelayanan kesehatan yang berada di Puskesmas Wanggarasi II yang dinilai tidak maksimal.
“Ini juga sudah kami keluhkan sama beliau (Kades), namun tidak mendapatkan respon. Padahal kebutuhan ini sangat penting,” kata warga tersebut.
Kemudian selanjutnya ada pekerjaan jalan tani dengan anggaran sebesar Rp.300 juta yang berasal dari dana desa juga diduga dikerjakan secara asal-asalan, termasuk program air bersih melalui pembuatan sumur bor, juga terkesan tidak ada manfaatnya.
“Sumur bor yang tahun anggaran 2021, itu ada 3 titik dengan anggaran Rp.30 juta dan pada tahun anggaran 2022 satu titik dengan anggaran Rp.40 jutaan semuanya gagal dan tidak bisa dimanfaatkan,” tuturnya.
Hal lain juga kata mereka, program pengerukan anak sungai yang berada di dusun 1 dengan anggaran Rp.49 juta hingga saat ini pekerjaannya tidak selesai dan tanpa ada musyawarah dengan masyarakat.
“Termasuk dugaan pemalsuan cap Camat Wanggarasi, TP.PKK Desa yang tidak memiliki kegiatan sementara dianggarkan oleh Kepala Desa,” tutupnya. (Ramlan/Abstrak).