Abstrak.id – Ramadan (27), seorang warga yang juga tukang parkir di Tamalate tewas usai dadanya ditembak anak panah besi. Pelaku yang terlibat ada sekitar 30 orang dan berboncengan memakai 15 sepeda motor.
Dani (23), rekan korban menceritakan kejadian itu berawal pada Minggu, 7 Februari 2021 pukul 07.45 Wita. Seperti biasa, Ramadan sedang menjaga parkir di sebuah minimarket di Jl. Tamalate 1, Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.
Tiba-tiba, lewat empat pengendara sepeda motor yang meraung-raungkan suara sepeda motor dari knalpotnya. Korban merasa terganggu. Dia lalu mengejar empat pemotor itu. Korban Ramadan sempat membentangkan busur.
Lalu, Ramadan kembali ke depan minimarket. Tidak lama kemudian, kelompok pemuda berboncengan sekitar 15 sepeda motor, mendatangi korban. Mereka lalu melepaskan membentangkan busur dan melepaskan anak panah besi ke arah korban.
Anak panah itu menancap mengenai dada sebelah kiri dan punggung belakang sebelah kiri korban. Usai membusur korban, para pelaku melarikan diri menuju arah Jl. Hertasning.
Setelah para penyerang kabur, korban semmpat mencabut busur yang menancap di dada sebelah kirinya. Dia juga menyuruh orang lain untuk mencabut busur yang menancap di punggung kirinya. Namun tidak ada yang berani melakukan.
Korban lalu dibawa ke Puskesmas Kassi-kassi oleh rekannya, Dani, untuk diberikan pertolongan medis. Namun pihak puskesmas meminta untuk dibawa rumah sakit terdekat, karena korban sudah kritis.
Sekitar pukul 08.15 Wita, korban kemudian dibawa oleh temannya Pinky dan Tallasa, ke RS. Grestelina, untuk diberikan tindakan medis. Korban tiba di Grestelina sekitar pukul 08.24 Wita, dan langsung ditangani oleh dokter jaga.
Mereka lalu mengeluarkan busur yang masih menancap di punggung sebelah kiri korban. Namun, beberapa saat kemudian korban meninggal dunia di ruang UGD RS. Grestelina.
Kasubbag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Edhy Supriadi mengatakan, saat ini aparat kepolisian dari Resmob Polsek Rappocini, saat ini melakukan penggerebekan dan penangkapan di Jalan Sultan Alauddin 1 lorong 4 Makassar. Di sana, diamankan sejumlah terduga pelaku pembusuran yang mengakibatkan Ramadan tewas.
“Resmob juga melakukan pengembangan ke Kabupaten Gowa, guna mengejar pelaku lainnya,” ujar Kompol Edhy.
(Abstrak/bukamatanews.id)