Abstrak.id – Di tengah kegiatan penutupan Kemah Besar Pramuka Pohuwato di Lapangan Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga secara spontan menghentikan aktivitasnya usai menerima kabar mengharuka.
Seorang remaja di Dusun VI, Desa Manunggal Karya, mengalami kelumpuhan setelah terjatuh dari sepeda beberapa bulan lalu.
Mendengar informasi tersebut, Bupati langsung menuju rumah korban didampingi Sekretaris Dinas Sosial, Risna Laisa, dan Tenaga Kerja Bupati, Ishak J. Bula. Setibanya di lokasi, Bupati disambut oleh orang tua korban, Masrin Abas dan Sitna Karim.
Remaja tersebut diketahui bernama Siridea Masrin Abas (17), anak kedua dari tiga bersaudara. Sejak insiden jatuh saat bulan Ramadan lalu, Siridea tak lagi bisa berdiri. Tubuhnya terlihat mengecil, dan kedua kakinya tak dapat dilipat seperti biasa.
“Kasihan anak ini. Kami minta agar segera dibawa ke dokter spesialis ortopedi untuk mengetahui kondisi kedua kakinya,” ujar Bupati Saipul dengan mata berkaca-kaca.
Kepada orang tua Siridea, Bupati menyampaikan dukungan moral dan spiritual agar tetap sabar dan tabah menghadapi ujian ini.
Ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan menanggung proses pengobatan dan penanganan medis lanjutan.
Saat itu juga, Bupati langsung menghubungi Direktur RSUD Bumi Panua untuk mengatur pemeriksaan lanjutan, serta menginstruksikan Camat Randangan agar segera membawa Siridea ke Rumah Sakit Aloe Saboe di Gorontalo, yang memiliki fasilitas dan tenaga medis spesialis ortopedi.
“Jangan ditunda-tunda. Kami sudah melihat langsung kondisinya, dan ini butuh penanganan cepat. Harapannya, Siridea bisa segera sembuh dan kembali bersekolah,” tegas Bupati.
Menurut sang ayah, Masrin Abas, kecelakaan yang menimpa anaknya terjadi saat Siridea bermain sepeda di halaman rumah saat Ramadan lalu. Sejak itu, ia tak lagi mampu berjalan dan sudah tidak bersekolah selama enam bulan terakhir.
“Kami sudah berusaha mencari pengobatan, dan sekarang berharap penuh kepada pemerintah. Terima kasih banyak kepada Bupati yang sudah datang melihat langsung. Semoga anak kami bisa sembuh,” tutur Masrin penuh harap.
Kisah Siridea menjadi pengingat bahwa di tengah gegap gempita kegiatan, masih ada kisah pilu yang butuh perhatian.
Pemerintah daerah melalui respon cepat Bupati Saipul menunjukkan komitmen nyata dalam merespons kebutuhan warganya—terutama yang membutuhkan uluran tangan segera.