Abstrak.id – Universitas Pohuwato (UNIPO) terus memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa melalui kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Angkatan ke-V Tahun 2026, yang digelar pada Senin (12/1/2026).
Kegiatan pembekalan ini menjadi langkah awal bagi UNIPO dalam menyiapkan mahasiswa agar mampu terjun langsung ke tengah masyarakat dan memberikan dampak nyata melalui program pengabdian berbasis kebutuhan desa.
Mengusung tema “Sinergitas Kampus Berdampak Membangun Kemandirian Desa, Mendukung Pencapaian SDGs Menuju Indonesia Emas”, pembekalan KKNT menegaskan komitmen UNIPO dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas dan fakultas sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program pengabdian masyarakat.
Hadir di antaranya Dekan Fakultas Hukum Irwan, S.H., M.H., Dekan FKIP Dr. Hj. Rusni Djafar, MPA, Dekan Fakultas Teknik Urfan, S.T., M.T., Dekan Fakultas Pertanian Irwan No’oyo, S.P., M.P., serta Dekan FISIP Aprilani Parenring, S.IP., M.Si.
Turut hadir pula Kepala Biro Kepegawaian Betris, S.Kom., M.Kom., Wakil Rektor III Hasman Umuri, S.IP., M.Si., serta Sekretaris LP2M Nasrul, S.P., M.P., yang memberikan penguatan sekaligus arahan teknis terkait pelaksanaan KKNT di lapangan.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Pohuwato melalui Wakil Rektor III, Hasman Umuri, menegaskan bahwa KKNT merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa ilmu pengetahuan yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan tidak hanya berhenti di ruang kelas, melainkan harus diimplementasikan secara langsung di tengah masyarakat.
“Sejak semester awal hingga semester akhir, mahasiswa dibekali ilmu pengetahuan. Ketika terjun ke masyarakat dan mampu beradaptasi serta memberi manfaat, di situlah esensi pengabdian itu,” ujar Hasman.
Hasman berharap, mahasiswa peserta KKNT mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, serta menawarkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat desa.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNIPO, Edy Sijaya, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta KKNT tahun 2026 mencapai 205 mahasiswa.
Sebanyak 163 mahasiswa berasal dari kampus induk Universitas Pohuwato, sementara 42 mahasiswa lainnya berasal dari kampus pengembangan UNIPO di Kabupaten Boalemo.
Seluruh peserta tersebut dinyatakan siap untuk diterjunkan sesuai dengan skema dan lokasi yang telah ditetapkan.
Untuk pelaksanaan KKNT Reguler, UNIPO menetapkan Kecamatan Wanggarasi, Kabupaten Pohuwato, sebagai lokasi utama. Program ini diarahkan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal serta pemenuhan kebutuhan desa.
Selain itu, mahasiswa yang mengikuti KKNT Profesi akan ditempatkan di sejumlah instansi pemerintahan dan kantor swasta, sedangkan peserta KKNT Magang akan melaksanakan kegiatan di berbagai perusahaan, baik di dalam maupun di luar Kabupaten Pohuwato.
Melalui berbagai skema KKNT tersebut, Universitas Pohuwato berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman lapangan dan peningkatan kompetensi profesional, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah secara berkelanjutan.