50 Warga Belajar Binaan SKB Bolangitang Ikuti Uji Coba Asesmen

  • Bagikan

Abstrak.id – Sebanyak 50 warga belajar binaan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bolangitang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengikuti ujian uji coba Asesmen Nasional Tahun 2021.

Pelaksanaan ujian tersebut dilaksanakan pada Rabu (08/9/2021) pagi bertempat di Gedung Madrasah Aliya Kaidipang.

Kepala SKB Bolangitang Yanto Sumaila menyampaikan pelaksanaan kegiatan ini diselenggarakan secara nasional dan serentak dengan memanfaatkan Jaringan Internet.

“Jadi, pelaksanaan uji coba ujian asesmen ini memang sudah dijadwalkan secara nasional dengan sistem ujiannya berbasis komputer,” ungkap Yanto kepada media ini.

Yanto mengatakan, pada pelaksanaan ujian kali ini, pihaknya menggunakan satu ruang ujian dengan kapasitas 12 Perangkat Computer (PC) untuk menghindari terjadinya kerumunan. Mengingat saat ini pihaknha tetap diwajibkan untuk menaati penerepan protokol kesehatan (prokes).

“Ada12 PC yang kami sediakan, dimana 11 perangkat untuk peserta ujian dan 1 untuk server. Hal ini untuk menghindari terjadinya kerumunan. Selain itu, para peserta ujian kami minta juga untuk mentaati prokes dengan memakai masker dan mencuci tangan sebelum masuk keruangan. Kita juga menyediakan handsanitizer di setiap meja perangkat peserta,” ujarnya.

Sebagai Sekolah Informal, SKB Bolangitang pada Asesmen tahun ini, lanjut Yanto, pihaknya mengangkat tema yakni “Guna Menyiapkan Generasi Warga Belajar Kesetaraan Yang Berdaya Saing Teknologi Untuk Mencapai Mutu Pendidikan Secara Nasional”.

Yantu menyampaikan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan ujian kali ini yakni kesulitan untuk terkoneksi dengan server pusat sehingga pelaksanaan ujiannya mengalami keterlambatan.

“Kalau kendala yang ada, yakni hanya soal koneksi ke server pusat. Entah karena lemahnya jaringan internet yang tersedia atau memang ada gangguan pada servernya. Akibatnya pelaksanaan ujian yang seharusnya jam 8 pagi, baru bisa terlaksana sekitar jam 11 siang,” ungkap Anto sapaan akrabnya.

Ula Talibo, salah satu warga belajar yang hendak mengikuti ujian saat diwawancarai media ini mengatakan dirinya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak SKB yang telah mengajak dirinya untuk mengikuti program penyetaraan paket C.

Menurutnya, di masa kini, masyarakat yang tidak memiliki keahlian memang sulit untuk melamar kerja jika tidak mengantongi ijazah SMA.

“Dunia sekarang kalau tidak ada keahlian dengan ijazah memang agak kesulitan untuk mencari kerja. Jadi kami bersyukur dengan adanya program penyetaraan paket di SKB ini, bisa membuka peluang bagi kami untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik,” tutur Ula, warga Desa Tanjung Labuo, Kecamatan Bolangitang Timur itu.

(Zhandy/Abstrak)

  • Bagikan
Bebas
%d blogger menyukai ini: