Abstrak.id – Heboh temuan tak lazim di lingkungan hunian kembali terjadi. Kali ini, perhatian publik tertuju pada Rusunawa SYAH Pohuwato setelah pengelolanya menemukan benda-benda yang semestinya tidak berada di tempat pembuangan limbah, yakni alat kontrasepsi (kondom) dan celana dalam (CD) wanita di dalam septik tank, pada Kamis pagi (16/4/2026).
Temuan tersebut sontak menimbulkan keprihatinan sekaligus rasa heran dari pihak pengelola.
Pasalnya, septik tank dirancang khusus untuk menampung limbah cair rumah tangga, bukan sampah padat apalagi barang-barang pribadi seperti itu.
Kondisi ini tidak hanya berpotensi menyebabkan penyumbatan saluran, tetapi juga dapat memicu masalah sanitasi yang lebih serius jika tidak segera ditangani.
Salah satu pengelola Rusunawa SYAH Pohuwato, Asri Dangkua, mengungkapkan bahwa proses pembersihan septik tank bukanlah pekerjaan yang mudah dan menyenangkan.
Namun, demi menjaga kenyamanan dan kesehatan seluruh penghuni, ia merasa bertanggung jawab untuk turun langsung menangani persoalan tersebut.
Ia bahkan menyayangkan masih adanya oknum penghuni yang tidak memiliki kesadaran dalam membuang sampah pada tempatnya.
“Siapa juga yang mau berurusan langsung dengan kotoran seperti ini kalau bukan karena tanggung jawab,” ujarnya dengan nada prihatin.
Menurutnya, kejadian ini seharusnya menjadi bahan evaluasi bersama agar ke depan tidak terulang kembali.
Asri juga menegaskan bahwa perilaku membuang sampah sembarangan, terlebih ke dalam septik tank, sangat tidak dibenarkan.
Selain merugikan secara teknis karena dapat merusak sistem pembuangan, hal tersebut juga menunjukkan kurangnya kepedulian terhadap lingkungan tempat tinggal bersama.
Ia berharap seluruh penghuni Rusunawa SYAH Pohuwato dapat lebih disiplin dan memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan fasilitas umum.
“Edukasi mengenai pengelolaan sampah yang benar dinilai penting untuk terus digalakkan, agar setiap warga memahami dampak dari tindakan kecil yang sering kali dianggap sepele,” pungkasnya. (*).