Daerah

Berkat Perjuangan Saipul, PUPR Gorontalo Segera Tinjau Lima Lokasi Air Baku di Pohuwato

Abstrak.id  – Upaya memperkuat ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Pohuwato terus dilakukan di tengah ancaman kekurangan air akibat musim kemarau.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo dijadwalkan segera turun ke lapangan untuk meninjau langsung sejumlah lokasi yang diusulkan sebagai titik pembangunan dan penyediaan air baku di Kabupaten Pohuwato.

“Kami sudah mengusulkan beberapa lokasi. Insyaallah dalam waktu dekat pihak Dinas PUPR Provinsi akan turun ke lapangan untuk melihat langsung lokasi yang kami usulkan,” terang Kaharudin, perwakilan PUPR Gorontalo.

Selain rencana peninjauan lokasi, dukungan pemerintah provinsi juga diwujudkan melalui bantuan satu unit mobil tangki air untuk memperkuat pelayanan distribusi air kepada masyarakat yang terdampak kekurangan air.

Kaharudin memastikan bantuan mobil tangki tersebut tidak mengalami kendala dan dijadwalkan segera tiba di Kabupaten Pohuwato.

“Iya, satu unit mobil tangki air ini insyaallah tidak ada kendala. Dalam waktu dekat, bahkan besok, armada tersebut akan sampai di Pohuwato,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran armada tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat pelayanan distribusi air, khususnya ke wilayah-wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air selama musim kemarau.

Kaharudin berharap bantuan tersebut dapat memperkuat sinergi Perumdam Moolango bersama pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang saat ini menghadapi keterbatasan pasokan air.

Di sisi lain, upaya penanganan krisis air tidak hanya dilakukan melalui langkah jangka pendek berupa distribusi air menggunakan mobil tangki. Pemerintah juga mendorong solusi jangka panjang melalui pembangunan dan penyediaan sumber air baku.

Usulan pembangunan serta penyediaan air baku di lima titik di Kabupaten Pohuwato diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan air sekaligus menjamin ketersediaan air bagi masyarakat dalam menghadapi musim kemarau maupun kondisi kekeringan di masa mendatang.

Dengan adanya dukungan lintas pihak tersebut, pemerintah daerah berharap persoalan keterbatasan air bersih di sejumlah wilayah Pohuwato dapat ditangani secara bertahap, baik melalui pemenuhan kebutuhan darurat maupun pembangunan infrastruktur air yang berkelanjutan.