Abstrak.id – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pohuwato, resmi membuka Kemah Prasiaga Gerakan Pramuka Pohuwato yang digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Pohuwato, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Pohuwato itu dihadiri Wakil Bupati Pohuwato yang juga Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Pohuwato, Iwan S. Adam, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pohuwato, Nasir Giasi, Tim Kerja PAUD BPMP Provinsi Gorontalo, Sekretaris Daerah Pohuwato Iskandar Datau.
Bunda PAUD Kabupaten Pohuwato Selfi Mbuinga Monoarfa, Ketua Pokja Bunda PAUD Pohuwato Risna Adam Ali, Wakil Ketua Pokja Bunda PAUD Suriyati Datau R. Abdul, pimpinan OPD, para camat selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran), Ketua Kwartir Ranting (Kwaran), kepala satuan pendidikan, serta para pembina Pramuka.
Dalam sambutannya, Bupati Saipul menegaskan bahwa Kemah Prasiaga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.
Melalui berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan, peserta diperkenalkan pada nilai-nilai disiplin, kemandirian, tanggung jawab, keberanian, kepedulian, gotong royong, hingga kerja sama.
“Nilai-nilai tersebut merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental, memiliki kepedulian sosial, serta mencintai bangsa, daerah, dan lingkungan sekitarnya,” ujar Saipul.
Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjaga persaudaraan, saling menghormati, dan saling membantu.
“Jadikan pengalaman ini sebagai langkah awal untuk belajar menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, disiplin, dan menghargai sesama,” pesannya kepada para peserta.
Menurut Bupati, pelaksanaan Kemah Prasiaga menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Pohuwato.
Semangat perjuangan para pendiri bangsa, katanya, harus diwariskan kepada generasi penerus melalui pendidikan karakter, penanaman rasa cinta tanah air, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama.
Momentum Hari Anak Nasional, lanjutnya, juga harus menjadi penguat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Pohuwato sebagai daerah yang semakin ramah anak.
“Setiap anak harus memperoleh haknya untuk tumbuh, belajar, bermain, berkreasi, dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka mendapatkan ruang terbaik untuk meraih masa depan yang gemilang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pohuwato, Arman Mohamad, selaku panitia pelaksana, melaporkan bahwa Kemah Prasiaga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang sebelumnya diawali dengan pencanangan kegiatan di kawasan Wisata Libuo, Kecamatan Paguat, pada akhir Juli lalu.
Arman menjelaskan, kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 5 hingga 8 Agustus 2026, dan diikuti 455 anak PAUD dari seluruh Kabupaten Pohuwato.
Selain peserta didik, kegiatan juga melibatkan kepala sekolah, pengelola dan pendidik PAUD, serta para pembina dan pendamping Pramuka Prasiaga.
Menurutnya, Kemah Prasiaga bertujuan menanamkan pendidikan karakter, melatih kemandirian, membangun keberanian, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat kebersamaan sejak usia dini melalui pendekatan kepramukaan yang menyenangkan.
Di akhir laporannya, Arman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pohuwato, Bunda PAUD Kabupaten Pohuwato, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Pohuwato, seluruh perangkat daerah, para sponsor dan mitra kerja, kepala satuan PAUD, pendidik dan tenaga kependidikan, orang tua, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga rangkaian peringatan Hari Anak Nasional dan Kemah Prasiaga Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik.





