Menu Tutup

Diberi Waktu Sebulan, Proyek Jalan di RSUD Bolmut Masuk Tahap Pengaspalan

Abstrak.id – Diberi waktu hingga akhir Januari, Pekerjaan proyek pengaspalan jalan lingkar di area Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), kini masuk tahap pengaspalan.

Pantauan Abstrak.id di lokasi proyek pada Jumat (07/01/2022), proses pengaspalan dimulai dari jalur lintas belakang area RSUD, yang panjangnya 200 Meter. Dalam proses pengaspalan itu terpantau juga pihak pengawas lapangan tidak hanya mengontrol kondisi pekerjaan namun juga Keamanan dan Keselamatan para pekerja.

Sejumlah pekerja proyek jalan di area RSUD Bolmut, saat dimintai untuk melakukan foto bersama, Jumat (07/01/2022). Foto: Zhandy/Abstrak.id

“Total area jalan RSUD yang akan kita aspal, yakni sepanjang 1100 Meter. 200 Meter di area belakang RS hingga gedung isolasi, sementara didalam RSUD totalnya ada sekitar 900 meter,” ungkap Milton Mailantang selaku Pengawas Lapangan dari CV. Karya Mandiri.

Milton mengungkapkan proyek yang bernilai kontrak Rp 7,4 Miliar itu, memang saat ini telah melewati masa kerjanya, namun pihaknya diberikan kesempatan oleh Pemda Bolmut untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut hingga akhirJanuari.

“Memang pekerjaan ini telah berakhir batas waktu kontraknya. Namun kita diberi kesempatan untuk menyelesaikan. Tetapi dengan catatan membayar denda dari sisa pekerjaan yang tidak selesai sesuai kontrak dan tentunya proses pekerjaannya harus tetap menjaga kualitas,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu juga, Milton mengungkapkan yang menjadi salah satu penyebab terhambatnya pekerjaan tersebut yakni terkait kondisi alam dan kondisi di lingkungan proyek. Namun pihaknya dapat memastikan, hingga akhir januari ini proyek tersebut akan terrealisasi dan dapat nikmati masyarakat Bolmut.

“Kesulitan yang kita alami yakni ketika terjadi hujan yang membuat pekerjaan harus dihentikan. Apalagi kalau hujan lebat, lingkungan di seputaran proyek akan mengalami genangan. Bahkan untuk mengantisapasi hal itu kita sampai mendatangkan mesin alkon yang kapasitasnya hisapnya besar,” tutur Milton.

(Zhandy/Abstrak)