Abstrak.id – Sempat vakum selama dua tahun, Paradise Island Clothing Association (PICA) Festival kembali digelar di Denpasar. Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Acara itu pun akan digelar, di Lapangan Puputan Niti Mandala, Renon Denpasar pada tanggal 4-7 Agustus 2022.
Acara yang sempat vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid-19 ini akan diselenggarakan kembali pada tahun 2022 dengan menghadirkan kurang lebih 120 band, 45 brand clothing, dan 70 stand F&B yang siap memanjakan para pengunjung.
“Berbeda dari PICA Fest di tahun sebelumnya. Acara yang digelar tidak hanya diisi oleh band-band underground, tapi ada nuansa baru dengan mendatangkan band nasional,” ungkap Vebry Iswara selaku Humas PICA Fest, Selasa (2/8/2022).
Beberapa band nasional yang akan mengisi acara tersebut yaitu Malig & D’Essentials, Tipe-X, Kunto Aji, The Sigit serta langganan PICA fest Pee Wee Gaskin. Sementara dari Bali sendiri ada Navicula, Painful By Kisses, Lolot, Rajawali Ingkar Janji, Joni Agung & Double T serta ratusan musisi lainnya.
Di tengah melonjaknya jumlah band yang akan tampil, jumlah brand clothing yang berpartisipasi justru mengalami penurunan pasca pandemi. Dikatakan bahwa Industri clothing mengalami guncangan selama dua tahun akibat dampak pandemi Covid-19. Saat PICA Fest tahun 2019 terdapat 75 brand yang ikut sedangkan pada 2022 hanya 45 brand.
Vebry Iswara menjelaskan bahwa stand F&B justru mengalami lonjakan drastis. Ia mengakui stand F&B mencapai 70 tenant. Sementara untuk pengunjung sendiri akan dikenakan tiket Rp.35 ribu per hari, jumlah pengunjung PICA Fest yang terakhir mencapai 65 ribu orang.
Ia berharap semoga antusiasme pengunjung lebih dari tahun-tahun sebelumnya, mengingat PICA Fest sudah dua tahun tidak digelar.
Sementara itu, Wakil Ketua PICA Fest IB Agung Brahmadiguna berharap, melalui acara ini industri UMKM Bali khususnya dunia clothing di kalangan generasi muda dapat berkembang secara optimal dan dikenal banyak orang.
“Gelaran PICA Fest 2022 telah mendapatkan perhatian dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Bali khususnya Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster,” imbuhnya. (Ina/Abstrak).