Abstrak.id – Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa, mengharapkan agar semua bidan dapat bekerja sama secara sinergis dengan pihak-pihak terkait, terutama pemerintah daerah, dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Pohuwato.
“Saya mendorong IBI untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi, khususnya melalui sektor kesehatan,” ujar Wabup Suharsi Igirisa saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-73 di Puskesmas Marisa, Jum’at (28/06/2024).
Pada kesempatan tersebut, Wabup Suharsi Igirisa didampingi oleh pengurus Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Pohuwato seperti Mirhan Bumulo dan Asni Tomayahu.
Lebih lanjut, Suharsi menjelaskan bahwa profesi bidan memiliki peran penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. Oleh karena itu, ia mengharapkan agar para bidan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Suharsi juga mengajak para bidan untuk aktif dalam mensosialisasikan kepesertaan BPJS Kesehatan kepada pasien mereka.
“Melalui bidan, kami berharap pasien terdaftar di BPJS Kesehatan dan mendapatkan edukasi tentang hidup sehat dan bersih. Kami juga meminta dukungan dari pemerintah daerah untuk menyampaikan informasi ini,” tambahnya.
Sementara itu, Yayun Gunibala selaku Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Pohuwato, menginformasikan bahwa peringatan HUT IBI ke-73 kali ini diadakan di Marisa dengan berbagai kegiatan termasuk pap smear dan gerakan serentak pemeriksaan IVA test yang diinisiasi oleh GOW.
“Tadi telah dilaksanakan jalan sehat dan senam bersama, sebagai bagian dari dukungan kami terhadap suksesnya Festival Pesona Pohon Cinta,” katanya.
Gunibala menambahkan bahwa tema HUT IBI ke-73 adalah “Peran Bidan dalam Penguatan Sistem Ketahanan Nasional pada Krisis Iklim Melalui Sinergi dan Kolaborasi”. Tema ini mengajak para bidan untuk lebih solid dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah “Sehat, Maju, dan Sejahtera”.