Menu Tutup

Pani Gold Mine Bangun Dam Penahan Sedimen, Bantu Kelancaran Irigasi Sawah Petani di Buntulia

Abstrak.id  -Komitmen terhadap pengelolaan lingkungan dan dukungan bagi aktivitas pertanian masyarakat terus ditunjukkan Pani Gold Mine melalui pembangunan sediment trap atau dam penahan sedimen di hulu Sungai Dulamayo, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia.

Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari sistem pengendalian sedimentasi untuk menjaga kualitas aliran air yang menuju wilayah hilir hingga ke saluran irigasi pertanian masyarakat.

Secara alami, aliran air dari Sungai Dulamayo mengarah ke Sungai Alamuto, kemudian menuju Bendungan Taluduyunu dan bercabang ke sejumlah jalur aliran yang memasok kebutuhan pengairan lahan pertanian di wilayah Duhiadaa dan sekitarnya.

Namun selama ini, aliran air tersebut turut membawa lumpur dan sedimen hingga ke wilayah hilir. Kondisi itu berdampak pada kelancaran distribusi air di sejumlah saluran irigasi pertanian masyarakat.

Melalui pembangunan dam penahan sedimen di Hulawa, material lumpur yang terbawa arus kini dapat tertahan dan mengendap di area tanggul, sehingga aliran air yang menuju hilir menjadi lebih bersih dan terkendali.

Dengan begitu, distribusi air menuju area persawahan masyarakat diharapkan dapat berjalan lebih lancar dan membantu memenuhi kebutuhan pengairan selama musim tanam.

Selain berfungsi sebagai pengendali sedimentasi, pembangunan dam tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung produktivitas pertanian masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Dalam beberapa waktu terakhir, sedimentasi di sejumlah titik saluran irigasi menjadi tantangan bagi para petani karena memengaruhi aliran air menuju lahan persawahan.

Upaya yang dilakukan Pani Gold Mine pun mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menghadapi persoalan sedimentasi di area irigasi.

“Sebagai petani, kami tentu bersyukur kalau memang ada upaya dari perusahaan untuk membantu mengatasi sedimentasi yang selama ini memengaruhi saluran irigasi kami.

Harapan kami sederhana, bagaimana air yang masuk ke sawah bisa kembali lebih baik dan lancar supaya lahan pertanian masyarakat bisa kembali ditanami,” ujar Edi Kulabu, salah satu petani di Buntulia.

Ke depan, Pani Gold Mine berharap pembangunan Dam Hulawa dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran sistem irigasi dan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus membangun kolaborasi dan menghadirkan solusi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.