Abstrak.id – Ketua DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pohuwato, Fardiyanto Mohi, menyampaikan deklarasi sikap organisasi yang dipimpinnya terkait isu pertambangan di daerah tersebut.
Pernyataan ini menjadi respons atas dinamika yang kian kompleks di sektor pertambangan Pohuwato.
Dalam deklarasinya, KNPI Pohuwato menegaskan tiga poin utama. Pertama, mereka berkomitmen untuk mengawal percepatan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) sebagai bentuk kepastian hukum bagi masyarakat penambang.
Kedua, KNPI menyatakan dukungan penuh terhadap investasi pertambangan yang dilakukan oleh Merdeka Copper Gold beserta seluruh anak perusahaannya di Pohuwato.
Namun, dukungan tersebut disertai penegasan agar aktivitas investasi tidak mengabaikan hak-hak masyarakat penambang lokal.
Ketiga, KNPI juga menyatakan siap mendampingi perjuangan para penambang dalam memperjuangkan hak atas tali asih atau bentuk kompensasi lainnya, khususnya bagi masyarakat yang telah mengelola lahan secara turun-temurun, baik yang berada dalam wilayah konsesi 100 hektare maupun di luar konsesi tersebut.
Fardiyanto Mohi menjelaskan bahwa sikap ini merupakan wujud itikad baik para pemuda Pohuwato yang tergabung dalam KNPI. Menurutnya, langkah ini diambil setelah mencermati berbagai persoalan yang berkembang dan semakin kompleks di daerah.
“Ini adalah bentuk keseriusan kami sebagai pemuda dalam merespons kondisi daerah. Dengan berbagai dinamika yang ada, hari ini kami menyatukan sikap untuk turut mengambil peran secara bersama-sama,” tutupnya.