Abstrak.id – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD II) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pohuwato periode 2026–2029 resmi dilantik oleh Ketua DPD I KNPI Provinsi Gorontalo, Riyanto Ismail dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Taman Pemuda, kawasan Blok Plan Perkantoran Marisa, Senin (20/4/2026).
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik awal konsolidasi peran pemuda dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.
Di bawah nahkoda Ketua DPD II KNPI Pohuwato, Fardiyanto Mohi, menegaskan komitmennya untuk terlibat aktif dalam isu-isu krusial, terutama sektor pertambangan.
Dalam pernyataannya, Fardiyanto menyoroti pentingnya kepastian hukum bagi masyarakat penambang. KNPI, kata dia, akan mengambil posisi strategis dengan mengawal percepatan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) agar aktivitas pertambangan rakyat memiliki legalitas yang jelas.
Di sisi lain, KNPI juga menyatakan dukungan terhadap investasi PT Merdeka Copper Gold (MDKA) yang beroperasi di Pohuwato. Namun, dukungan tersebut disertai penegasan bahwa kepentingan masyarakat lokal harus tetap menjadi prioritas.
“Investasi harus berjalan beriringan dengan perlindungan hak masyarakat. Kami siap mendampingi para penambang dalam memperjuangkan hak atas kompensasi atau tali asih, khususnya bagi mereka yang telah mengelola lahan secara turun-temurun,” tegas Fardiyanto.
Selain fokus pada sektor pertambangan, KNPI Pohuwato juga mulai memperluas perannya melalui kerja sama lintas sektor. Pada momentum pelantikan, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pohuwato untuk memperkuat upaya pencegahan narkoba di kalangan pemuda. Kerja sama juga dijalin dengan Dinas Pertanian guna mendorong kemandirian pemuda di sektor agraris.
Rangkaian kegiatan pelantikan turut diwarnai aksi sosial berupa penyaluran bantuan kepada puluhan kaum dhuafa bekerja sama dengan Baznas Pohuwato. Kegiatan ini mencerminkan komitmen KNPI untuk hadir tidak hanya dalam wacana pembangunan, tetapi juga aksi nyata di tengah masyarakat.
Sejumlah pejabat daerah dan unsur pimpinan turut menghadiri acara tersebut, di antaranya Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam, Ketua Komisi III DPRD Pohuwato Nasir Giasi, jajaran Forkopimda, serta perwakilan KNPI se-Provinsi Gorontalo.
Dengan langkah awal yang cukup progresif, KNPI Pohuwato diharapkan mampu memainkan peran sebagai mitra kritis sekaligus strategis pemerintah daerah, terutama dalam menjaga keseimbangan antara arus investasi dan kesejahteraan masyarakat.