Abstrak.id – Pani Gold Mine menerima kunjungan industri dari SMK Negeri 1 Dengilo, Kamis (7/5/2026), sebagai bagian dari implementasi Program Merdeka Mengajar yang bertujuan memperkuat kualitas pendidikan vokasi di Kabupaten Pohuwato.
Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara dunia industri dan sekolah dalam menjawab tantangan keterbatasan tenaga pendidik ahli di jurusan Teknik Geologi Pertambangan.
Melalui program tersebut, Pani Gold Mine turut mendukung penyelarasan silabus pembelajaran hingga menghadirkan guru tamu dari kalangan praktisi pertambangan.
Sebanyak 30 siswa bersama kepala sekolah dan para guru mengikuti rangkaian kunjungan industri atau site tour di area operasional perusahaan.
Para peserta juga mengikuti sharing session untuk mengenal lebih dekat proses operasional pertambangan yang berkelanjutan, aman, dan sesuai regulasi pemerintah.
Program ini diinisiasi melalui kolaborasi Departemen Corporate Social Responsibility (CSR) dan Learning & Development Pani Gold Mine sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekitar wilayah tambang.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan secara langsung dengan aktivitas operasional di lapangan agar memiliki gambaran nyata mengenai dunia kerja di industri pertambangan.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya wawasan siswa dan menjadi bekal dalam proses pembelajaran di sekolah.
Selain kunjungan lapangan, tim Learning & Development Pani Gold Mine juga melakukan penyelarasan kembali terhadap silabus yang dimiliki SMKN 1 Dengilo agar sesuai dengan kebutuhan dan standar industri terkini.
Deputi GM Operation Pani Gold Mine, Irwan Hasri Lupoyo, mengatakan pengalaman lapangan sangat penting bagi siswa sebelum menerima materi di kelas.
“Kegiatan site visit ini dilakukan sebagai rangkaian dari program Merdeka Mengajar agar para siswa mendapat gambaran nyata dari pekerjaan di dunia tambang. Kami ingin mereka melihat langsung standar operasional yang dijalankan perusahaan,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala SMKN 1 Dengilo, Sri Harfin Tahjun. Ia mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk belajar langsung di lingkungan pertambangan.
“Terima kasih telah menerima kami untuk kunjungan industri di perusahaan ini. Siswa bisa melihat langsung proses pertambangan yang ramah lingkungan dan memperhatikan aspek keselamatan kerja. Semoga kerja sama ini terus berlanjut,” katanya.
Sementara itu, salah satu siswi Teknik Geologi Pertambangan, Angeline Takahegesang, mengaku senang dapat memperoleh pengalaman langsung di lapangan.
“Terima kasih kepada Pani Gold Mine atas kesempatan ini. Semoga hubungan baik antara perusahaan dan sekolah terus terjalin sehingga sekolah kami bisa terus berkembang,” tuturnya.
Pani Gold Mine menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan daerah melalui kolaborasi berkelanjutan antara dunia industri dan sekolah.
Perusahaan berharap sinergi tersebut dapat melahirkan sumber daya manusia asal Pohuwato yang unggul, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.