Abstrak.id – Oknum Kepala Desa di Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo terpaksa dilaporkan ke Polisi lantaran diduga memeluk dan mencium aparat desanya sendiri.
Informasi yang diperoleh, dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum Kades tersebut terjadi pada, JumatĀ 27 Januari 2023 kemarin.
Adapun masalah yang menimpa oknum Kades ini sebelumnya sudah dilakukan mediasi ditingkat BPD setempat maupun di pemerintah Kecamatan Paguat. Namun, mediasi tersebut tak mendapatkan solusi.
Ketika dikonfirmasi, Camat Paguat, Ikbal Mbuinga membenarkan tindakan pelecehan yang diduga dilakukan salah satu oknum Kades tersebut.
“Jadi Senin kemarin saya mendapatkan laporan dari BPD dan salah seorang perangkat desa terkait dugaan pelecehan yang dilakukan oknum kepala desa itu,” ungkap Ikbal Mbuinga, Rabu (1/2/2023).
Iqbal juga mengaku, sudah melaporkan masalah tersebut kepada Asisten l Pemkesra, Arman Mohamad dan Sekretaris Dinas PMD Kabupaten Pohuwato, Irfan Lalu.
“Kemudian saya tindaklanjuti ketemu dengan pak Asisten satu dan sekretaris Dinas PMD untuk dimintai petunjuk terkait persoalan ini. Dari hasil pertemuan itu, mereka menyampaikan masalah ini untuk dilakukan musyawarah terlebih dahulu,” sambungnya.
Dari beberapa kali musyawarah yang digelar oleh pemerintah kecamatan, lanjut Ikbal, kedua belah pihak tetap ngotot pada prinsipnya masing-masing. Yakni pihak korban merasa dilecehkan sedangkan terduga pelaku tidak mengakui perbuatannya tersebut.
“Setalah kami diskusi panjang lebar, kedua belah pihak ini masih tetap bertahan bahwa Kades berdalih dia tidak melakukan, sampai dia meminta untuk di sumpah diatas Al-Qur’an, sedangkan korban bertahan bawah Kades tersebut melakukan pelecehan,” terangnya.
Korban ini kata Ikbal, merasa tidak terima dengan tindakan yang dilakukan oknum Kades itu dan berencana akan membawa perkara ini ke jalur hukum.
“Musyawarah itu sampai melahirkan berita acara, dan pelopor ini akan meneruskan perkara ke ranah hukum meski Kades mengakuinya atau tidak,” jelasnya lagi.
Adanya kasus tersebut, Camat Paguat, Ikbal Mbuinga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga stabilitas keamanan. Ia pun mengaku akan mempertemukan kedua belah pihak beserta unsur pemerintah dan tokoh agama yang ada di desa tersebut.
“Rencana saya akan mengadakan kembali pertemuan yang melibatkan tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat yang ada di desa setempat,” tandasnya. (Ramlan/Abstrak).