Perusahaan Biomassa Grup Konsisten Berbagi, 150 Yatim Piatu-Dhuafa Terima Santunan
Abstrak.id – Kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional terus diwujudkan PT Biomasa Group melalui program Biomasa Peduli. Kali ini, perusahaan menyalurkan santunan kepada 150 anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang tersebar di 15 desa binaan di empat Kecamatan.
Program tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat, khususnya para penerima santunan.
Direktur PT Biomasa Group, Zunaidi, mengatakan program Biomasa Peduli tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan secara materi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan dengan masyarakat di wilayah sekitar perusahaan.
“Program Biomasa Peduli sosial ini bukan hanya semata bertujuan memberikan bantuan dalam bentuk materi terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan, namun juga untuk menjalin silaturahmi dan mempererat persaudaraan,” ujar Zunaidi.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan.
“Harapan kami semoga dengan santunan yang kami berikan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari bagi penerima, dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan, sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dalam mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan di wilayah khususnya sekitar perusahaan,” katanya.
Program santunan bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa tersebut merupakan kegiatan rutin perusahaan yang dilaksanakan setiap triwulan atau tiga bulan sekali.
Dalam menentukan penerima maupun proses distribusi bantuan, pihak perusahaan bekerja sama dengan pemerintah desa binaan.
PT Biomasa Group saat ini memiliki 15 desa binaan. Dari masing-masing desa, terdapat 10 penerima bantuan, sehingga dalam setiap tiga bulan perusahaan menyalurkan bantuan kepada 150 penerima.
Dengan demikian, dalam satu tahun jumlah bantuan yang disalurkan mencapai 600 paket. Setiap paket terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula 2 kilogram.
Jika dihitung selama satu tahun, bantuan yang disalurkan mencapai 3.000 kilogram beras, 600 liter minyak goreng, serta 1.200 kilogram gula.
Program tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah desa binaan yang warganya menerima bantuan.
Kepala Desa Telaga Biru menyampaikan terima kasih kepada PT Inti Global Laksana (PT IGL) dan PT Banyan Tumbuh Lestari (BTL) atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat, khususnya anak yatim.
“Pertama, kami dari Pemdes dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada perusahaan PT IGL BTL karena telah mengadakan program ini.
Program tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya anak yatim yang ada di desa kami yang selama ini bantuan tersebut tidak teranggarkan di dana desa.
Sehingga dengan bantuan tersebut pemerintah desa terbantukan dengan program tersebut. Terima kasih atas bantuannya. Jaya terus PT IGL BTL, Biomasa Jaya Abadi,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Kelapa Lima. Ia mengapresiasi kepedulian perusahaan yang dinilai telah menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa binaan.
“Terima kasih atas kepedulian perusahaan PT IGL BTL dan BJA yang mengembangkan usaha di wilayah Kabupaten Pohuwato dan mengadakan program menyentuh dan membangun warga desa serta memberikan bantuan/santunan kepada anak yatim-piatu dan kaum dhuafa.
Warga pun sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian perusahaan terhadap warga desa binaan. Semoga perusahaan sukses dan semakin jaya ke depannya,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari para penerima bantuan. Salah seorang penerima menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan perusahaan.
“Saya sangat bersyukur karena sudah dapat bantuan dari perusahaan. Semoga perusahaan IGL akan semakin maju lagi,” ucapnya.
Hal senada disampaikan salah satu anak penerima bantuan. “Semoga banyak membantu anak-anak seperti saya yang tidak mampu,” ujarnya.
Adapun 15 desa binaan PT Inti Global Laksana dan PT Banyan Tumbuh Lestari tersebar di empat kecamatan.
Di Kecamatan Popayato, desa binaan meliputi Desa Telaga Biru, Desa Trikora, dan Desa Popayato.
Kemudian di Kecamatan Popayato Timur, meliputi Desa Bunto, Desa Milangodaa, Desa Londoun, Desa Maleo, Desa Marisa, dan Desa Kelapa Lima.
Sementara di Kecamatan Lemito terdapat Desa Wonggarasi Barat, Desa Wonggarasi Tengah, dan Desa Suka Damai. Sedangkan di Kecamatan Wonggarasi meliputi Desa Yipilo dan Desa Bukit Harapan.
Tidak Hanya Santunan
Selain program CSR berupa santunan bagi anak yatim piatu dan kaum dhuafa, Biomasa Group juga menjalankan sejumlah program sosial lainnya bagi masyarakat desa binaan.
Di bidang pendidikan, perusahaan menjalankan program CSR Peduli Pendidikan dalam bentuk beasiswa yang diberikan setiap bulan kepada 13 anak di masing-masing desa.
Dengan jumlah tersebut, sebanyak 195 anak dari 15 desa binaan menerima manfaat program beasiswa tersebut.
Program rutin lainnya yakni CSR Bantuan Iuran Bulanan BPJS Ketenagakerjaan Mandiri atau Bukan Penerima Upah (BPU) bagi warga masyarakat desa binaan.
Program tersebut telah direalisasikan kepada 215 peserta yang berasal dari warga 15 desa binaan.
Program CSR Biomasa Group tersebut sejalan dengan program Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Pemerintah Daerah Pohuwato dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang rentan secara sosial ekonomi akibat risiko kecelakaan kerja maupun kematian.
Melalui berbagai program tersebut, perusahaan berupaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah dan masyarakat di wilayah desa binaan.
