Menu Tutup

PLN Marisa Diminta Antisipasi Pemadaman Lampu Selama Ramadhan

Abstrak.id – Menjelang bulan ramadhan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pohuwato menggelar rapat, di Meeting Room Kantor Bupati Pohuwato, Jumat (1/4/2022).

Adapun hasil rapat tersebut diantaranya menjamin ketersediaan stok bahan pangan dan kestabilaan harga di pohuwato sebelum dan selama ramadhan hingga idul fitri, insyaallah akan stabil.

Meskinpun ada beberapa komoditas tertentu mengalami fluktuasi harga karena pengaruh dari pada tingkat konsumsi masyarakat menjelang ramadhan biasanya tinggi. Sehingga untuk mengantisipasi hal ini, maka selama ramadhan Forkopimda Pohuwato akan melakukan pemantauan pasar.

Kemudian selama bulan suci ramadhan seluruh tempat hiburan, cafe dan lainnya akan ditutup, selanjutnya akan diikuti oleh razia minuman keras (Miras) dan penyakit masyarakat (Pekat) lainnya oleh pihak TNI/Polri dan dibantu oleh Satpol PP Pohuwato.

Berbeda halnya dengan pedagang rumah makan, itu hanya bersifat imbauan dari Pemkab Pohuwato seperti tidak melakukan aktivitas disiang hari, tapi diizinkan untuk membuka kembali setelah menjelang puasa hingga larut malam.

Selain melakukan razia miras, Polres Pohuwato juga akan melakukan razia di tempat-tempat yang berpotensi menimbun bahan pokok yang dibutuhkan oleh masyarakat. Namun Kapolres Pohuwato menjamin hingga saat ini tdak ada penimbunan bahan pokok di Kabupaten Pohuwato.

Disamping itu, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga bersama Ketua DPRD, Nasir Giasi meminta kepada PLN Marisa untuk bisa mengantisipasi pemadaman lampu selama bulan ramadhan. Hal tersebut akan diikuti dengan mengirimkan surat resmi kepada pihak PLN setempat sebagaimana harapan Forkopimda.

“Tetapi kalau masalah teknis tidak bisa buat apa-apa karena itu di luar kendali, tapi pemadaman di luar non teknis diminta untuk diantisipasi. Seandainya terjadi pemadaman jangan lama-lama agar tidak membuat masyarakat resah penuh gelisah,” ujar Saipul A. Mbuinga.

Mengenai investasi bodong, Saipul memberikan apresiasi kepada DPRD Pohuwato yang telah berkomunikasi baik dengan pihak perbankan, sehingga meskipun mereka adalah pihak yang dirugikan, tetapi merrka bersepakat untuk melakukan rescedu terhadap pembayaran kredit.

Orang nomor satu di Pohuwato itu mendorong agar proses hukum tetap dijalankan. Apalagi saat ini Kejaksaan Pohuwato melalui Kasie Intel sudah menerima satu surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) kepada salah satu treder.

Disisi lain untuk mengantisipasi tidak terjadinya kelangkaan BBM kata Saipul, maka Forkopimda Pohuwato meminta pihak PLN Marisa dan Iswana Migas untuk dapat memastikan bahwa tidak ada pengurangan jatah BBM terhadp kebutuhan masyarakat pohuwato.

“Salah satu penyebab terjadinya antrian panjang disebabkan adanya pengurangan pasokan jatah BBM, olehnya kami minta selama ramadhan tidak ada pengurangan jatah BBM ke wilayah pohuwato,” imbuhnya.

“Serta pelaksanaan vaksin tetap dilaksanakan selama ramadhan, tetapi akan disesuaikan setelah menjelang buka puasa pada safari ramadhan,” pungkasnya. (Ramlan/Abstrak).