Beranda / Peristiwa / PPMIBU ajak Warga Kumpulkan Dana Bantu Korban Bencana di Manado

PPMIBU ajak Warga Kumpulkan Dana Bantu Korban Bencana di Manado

Abstrak.id – Duka bencana alam yang dialami warga Kota Manado turut menjadi perhatian Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mongondow Utara (PPMIBU).

Bagi paguyuban asal Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) ini, musibah banjir dan tanah longsor di wilayah Manado, Sulawesi Utara (Sulut) adalah duka mereka juga.

Menyikapi hal ini, PPMIBU turun tangan mengajak warga untuk mengumpulkan dana guna disumbangkan bagi para warga yang sedang tertimpa musibah itu.

Seperti halnya yang dilakukan PPMIBU di Simpang Tiga, Jalan HB Jassin (Jalan Dua Susun/JDS) kompleks Kamus I Universitas Negeri Gorontalo pada Selasa (19/1/2021).

Kegiatan penggalangan dana yang telah dimulai sejak Senin (18/1/2021) kemarin tersebut diinisasi PPMIBU Cabang Kota Gorontalo.

“Rencananya kegiatan akan kita lakukan selama tiga hari. Itu sampai Selasa (20/1/2021) besok,” kata Ketua Umum PPMIBU Cabang Kota Gorontalo Meylan Laudengi saat diwawancarai di sela-sela aksi amal itu.

Terpantau, saat organisasi mahasiswa ini turun ke jalan, warga banyak memberikan respon positif. Baik pengendara maupun pejalan kaki, banyak pula yang memberikan sumbangsi di kegiatan aksi solidaritas tersebut.

Mey, panggilan akrab Meylan, menuturkan setelah donasi sudah terkumpul, pihaknya akan segera menyalurkan bantuan untuk para korban bencana.

Mahasiswi Jurusan Ekonomi di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ini berharap bantuan yang nantinya akan diberikan dapat membantu saudara/saudarinya di Kota Manado dan sekitarnya.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap para korban bencana. Duka mereka adalah duka kita. Olehnya, kami turun ke jalan untuk melaksanakan kegiatan aksi amal ini,” ucap Mey.

Ia juga mengungkapkan keprihatinannya atas bencana itu. Dirinya mengajak para warga yang terdampak bencana agar tetap semangat dan kuat dalam melewati segala cobaan.

Sebelumnya, banjir dan tanah longsor melanda Kota Manado pada Sabtu (16/1/2021). Itu terjadi akibat curah hujan tinggi yang melanda daerah Kota Manado dan sekitarnya.

Bencana terjadi merata di semua kelurahan di Manado. Diantaranya Kecamatan Tikala, Kecamatan Paal Dua, Kecamatan Malalayang, dan Kecamatan Sario.

Kemudian, Kecamatan Bunaken, Kecamatan Tuminting, Kecamatan Mapanget, Kecamatan Singkil, Kecamatan Wenang dan wilayah sekitarnya.

Tak hanya itu, air laut di sekitar pesisir pantai Manado juga sempat naik ke daratan pada Minggu (17/1/2021) sore hingga malam hari.

Hal ini membuat air laut masuk dan membanjiri kawasan pusat perbelanjaan dan bisnis. Seperti yang terjadi di Manado Town Square (Mantos).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado mencatat kejadian tersebut mengakibatkan 6 orang tewas dan 500 lebih jiwa harus mengungsi.

Saat ini banjir tersebut sudah berangsur surut. Namun, evakuasi dan pencarian terhadap korban yang dikabarkan hilang masih terus berlanjut.

Kepada Pemerintah Provinsi Sulut, Ketum PPMIBU Meylan Laudengi berharap agar dapat bertindak cepat mengatasi masalah bencana alam itu.

“Insyaallah bencana ini akan cepat berlalu dan semunya bisa kembali normal seperti semula. Pray for Manado. Salam duka dari kami PPMIBU Jaya,” ucap Mey.

Untuk diketahui, pada aksi amal hari kedua ini, PPMIBU turun bersama paguyuban Bolaang Mongondow Raya (BMR) lainnya.

Namun, organisasi mahasiswa BMR pada kesempatan itu melakukan penggalangan dana bagi korban gempa di Sulawesi Barat.

(RA-02)

Tag: