Beranda / Life Style / Mahasiswa KKN Ini Sulap Limbah Jagung Jadi Bunga Bernilai Ekonomis

Mahasiswa KKN Ini Sulap Limbah Jagung Jadi Bunga Bernilai Ekonomis

Mahasiswa KKN

Abstrak.id – Tak ada rotan akar pun jadi. Pepatah inilah yang terlintas dibenak sejumlah mahasiswa KKN Tematik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) saat melihat limbah tanaman jagung yang terbuang sia-sia.

Berbekal pemikiran yang inofativ, limbah jagung tersebut kini diubah menjadi sebuah karya tangan yang memiliki nilai seni dan menarik.

Karya ini diciptakan mahasiswa KKN UNG yang ada di Desa Mebongo, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara.

Jika sebelumnya limbah jagung hanya menjadi sampah yang tidak berguna, di tangan mereka, limbah itu berubah menjadi bunga yang elok dipandang dan memiliki nilai ekonomis.

Mahasiswa KKN
Bunga cipataan mahasiswa KKN Tematik UNG Desa Mebongo, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara yang dibuat dari limbah jagung. Foto – Istimewa

Koordinator KKN Desa Mebongo, Magfirli mengatakan karya itu juga dibuat untuk menumbuhkan kreativitas masyarakat.

Kemudian, guna menjadikan hasil kreasi limbah jagung sebagai produk yang memiliki nilai ekonomis.

“Berikutnya juga ini kita lakukan sebagai program untuk pemberdayaan masyarakat,” kata Magfrili, Kamis (15/10/2020).

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Koodinator KKN UNG Desa Mebongo Meylan Laudengi.

Kata dia, pihaknya bersama teman-temannya memilih ide itu karena sebagian besar latar belakang warga Desa Mebongo bekerja sebagai petani jagung.

“Sehingga untuk mencari bahan sebagai kerajinan tangan ini sangatlah mudah,” ucap Mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan itu.

Menurut Mey, sapaan akrab Meylan Laudengi, karya itu juga nantinya bisa dipasarkan untuk menambah nilai ekonomi masyarakat Desa Mebongo.

“Kita berharap apa yang kita buat ini bisa bermanfaat, baik untuk kita dan masyarakat Desa Mebengo,” jelas Mey yang juga Ketua Umum PPMIBU Cabang Kota Gorontalo (Paguyuban Bolmut) tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Mebongo Iksan Dahlan Daud turut mengapresiasi kreativitas yang diciptakan mahasiswa KKN UNG itu.

Ia juga mengaku karya cipataan mahasiswa tersebut bisa menjadi nilai tambah ekonomi bagi warga setempat.

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa KKN Tematik UNG yang telah memilih Desa Mebongo sebagai tempat pengabdian pada masyarakat.

“Kebetulan juga hasil dari limbah jagung biasanya tidak terpakai dan hanya jadi sampah. Jadi, apa yang dibuat ini sungguh sangat memberikan manfaat dan memiliki nilai tersendiri,” tandas Iksan Dahlan Daud.

(WA-01)

Tag: