Abstrak.id – Puluhan Rumah di tepian Sungai Mahakam, Samarinda Seberang terbakar. Rumah-rumah warga yang mayoritas berbahan kayu ini cepat terbakar karena hembusan angin kencang saat kejadian.
Warga yang menjadi korban kebakaran hanya bisa pasrah melihat rumahnya hangus terbakar. Tak banyak harta benda yang bisa diselamatkan. Lantaran kobaran api dengan cepat terus menjalar ke rumah yang saling berdekatan.
“Ada 20 unit pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk memadamkan api. Mengenai penyebab kebakaran kita belum bisa memastikan. Itu masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang,” ujar Koordinator Damkar Posko 5 Samarinda, Muhammad Fadli.
Sementara itu, Kapolsekta Samarinda Seberang Kompol Made Anwara mengatakan kebakaran di pemukiman warga ini terjadi Jumat, 26 Februari 2021 sekitar pukul 09.20 WITA. Insiden itu membuat kurang lebih 20 rumah terbakar.
Lokasi kejadian yang berada di tepi sungai membuat petugas kebakaran kesulitan masuk jalur darat ke lokasi kejadian. Pemadam juga kesulitan melewati gang sempit karena banyak warga berkerumun di sekitar lokasi kejadian.
Dari arah sungai, sejumlah kapan tugboat yang melintas turut berupaya membantu memadamkan kebakaran dari Sungai Mahakam. Api kemudian perlahan padam.
Made Anwara menjelaskan dugaan sementara kebakaran bermula dari warga yang memasak lalu ditinggal. Namun, polisi tetap akan memeriksa lokasi serta saksi atas kebakaran tersebut.
“Masih kita dalami informasi. Namun, di rumah tersebut sedang tidak ada aktifitas karena ada kegiatan di kapal,” ujar Kompol Made Anwara di lokasi kejadian.
Hingga Jumat petang, pihak Polsekta Samarinda Seberang masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran ini.
Usai penyelidikan sementara dari lokasi kejadian, pihak kepolisian membawa gulungan kabel dan stop kontak.
(Zhandy/Abstrak)