Abstrak.id – Ratusan data milik member korban invesatsi bodong Rahmat Ambo (RA) telah dikumpulkan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) PT. International Bussiness Future (IBF) Provinsi Gorontalo.
Diketahui, ratusan data tersebut berjumlah 329. Dikumpulkan Satgas IBF setelah dua pekan melakukan pendataan bagi korban ivestasi bodong yang dilakukan RA.
Hal itu diungkapkan penasehat Hukum IBF Provinsi Gorontalo Mamat Inaku, kepada abstark.id saat dihubungi melalui via telepon, Rabu (23/02/22).
Mamat membeberkan jika 329 data korban dari RA itu sudah masuk dalam website www.satgasinvestasiindonesia.id.
“329 member tersebut tersebar di beberapa kabupaten/kota. Di antaranya Kabupaten Pohuwato 120 member, Boalemo 128 member, Bone Bolango 40 member, serta Kota Gorontalo 40 member. Setelah diverifikasi oleh Satgas IBF, total kerugian yang dialami para member korban RA yang mengatasnamakan PT IBF tersebut berkisar Rp5 miliar,” beber Mamat.
Mamat Inaku menyerukan kepada para member korban RA yang belum terdata, dapat mengadukan melalui laman website www.satgasinvestasiindonesia.id, atau melalui email satgasinvestasiindonesia22@gmail.
“Dengan cara para korban harus melakukan pengisian formulir yang disiapkan oleh pihak perusahaan dengan menyertakan bukti setoran uang/kwitansi atas nama rekening Rahmat Is Ambo
Para korban juga kata Mamat, dapat mengetahui apakah datanya sudah diinput atau belum, dengan mengakses laman dari Satgas IBF itu.
Dari pola pendataan ini kata mamat adalah langkah yang tepat diambil oleh tim satgas IBF Provinsi Gorontalo, sebab dengan cara inilah memutus peredaran investasi bodong terutama di gorontalo dan juga akan membantu Polda Gorontalo untuk mengusut tuntas kasus investasi bodong.
(YvG/Abstrak)