Abstrak.id– Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) International Bussiness Fucture (IBF) Gorontalo, Iskandar mengatakan dirinya bersama tim telah berhasil mengantarkan 500 formulir korban dari Rahmat Is Ambo.
“Itu baru data awal yang dilakukan secara offline dalam satu hari ini,” ucap Iskandar
Dia menambahkan, Kedepannya dirinya bersama tim Satgas akan melaksanakan tugas tersebut dengan sebaik-baiknya
“Karena ini penting untuk mengetahui seberapa banyak warga yang telah menjadi korban dan berapa banyak total dana yang sudah di himpun oleh Rahmat Is Ambo,” lanjutnya.
Sementara itu, Pimpinan PT IBF, Tega Apria Abdi saat di datangi oleh awak media di ruang kerjanya, berharap, tim yang dibentuk tersebut, minimal satu minggu ke depan, sudah dapat melakukan pendataan secara real time agar dapat diketahui secara jelas, berapa total kerugian member yang menjadi korban investasi Rahmat Is Ambo.
Tidak hanya itu, dirinya juga menambahkan, dari hasil kerja tim Satgas sangat diharapkan dapat memperoleh data yang akurat mengenai total kerugian member investasi Rahmat Is Ambo di Gorontalo.
Perlu diketahui, selain menurunkan tim di lapangan, pihak IBF juga menyediakan layanan aduan member di website satgas investasi Indonesia atau dapat menghubungi langsung posko pengaduan online yang telah disediakan.
(Yai/Abstrak)