Abstrak.id – Program Studi Hukum Pidana Islam (HPI) IAIN Sultan Amai Gorontalo resmi membuka pintu bagi calon mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.
Mengusung visi Program Studi yang unggul serta berdaya saing global dalam sains dan Budaya berbasis Peradaban di bidang Hukum Pidana dan Hukum Pidana Islam
Ketua Program Studi HPI, Andi Muh. Fuad, M.H., menegaskan bahwa keistimewaan jurusan ini terletak pada penguasaan ganda para lulusannya.
Menurutnya, mahasiswa dididik untuk memahami seluk-beluk peradilan nasional sekaligus memiliki kedalaman spiritual dalam memandang sebuah perkara.
”Kami menyiapkan kader-kader yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kokoh. Fokus kami adalah transformasi digital dan riset inovatif agar para alumni mampu menjawab tantangan zaman yang kian kompleks,” jelas Andi Muh. Fuad.
Fasilitas Penunjang dan Prospek Karir

Menyadari pentingnya jam terbang bagi calon praktisi, institusi ini menyediakan Laboratorium Praktik Peradilan serta Lembaga Bantuan Hukum (LBH).
Fasilitas ini memungkinkan mahasiswa melakukan simulasi sidang dan menangani kasus nyata di bawah bimbingan ahli.
Keunggulan lainnya terletak pada fleksibilitas karir. Lulusan HPI dibekali kualifikasi untuk mengisi posisi strategis sebagai:
- Aparat penegak hukum (Hakim, Jaksa, Polisi)
- Konsultan hukum, Advokat, dan Mediator
- Tenaga ahli di instansi pemerintahan maupun swasta
- Peneliti serta Penyuluh Agama
Dukungan Finansial dan Akses Pendaftaran
Untuk mendukung kelancaran studi, tersedia beragam skema bantuan biaya pendidikan, mulai dari Beasiswa KIP Kuliah, Bank Indonesia, BAZNAS, hingga apresiasi khusus bagi para Tahfidz Al-Qur’an.
Masyarakat yang berminat dapat memilih tiga jalur seleksi yang tersedia.
Jalur pendaftaran SPAN-PTKIN mulai dibuka 5 Januari hingga 7 Februari 2026 mendatang. Kemudian untuk jalur UM-PTKIN pada 13 April hingga 30 Mei 2026, serta Lokal Mandiri sebagai tahap akhir seleksi.
”Ini adalah kesempatan emas bagi generasi muda untuk menjadi ahli hukum yang berwawasan luas. Kami siap menempa Anda menjadi ‘Future Hero’ di medan peradilan,” pungkasnya. (Ramlan/Abstrak).





