Abstrak.id – Yayasan Bahrul Ulum Ayatul Husna resmi hadir sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam terpadu di Kabupaten Pohuwato.
Yayasan yang berdiri pada 1 Oktober 2024 ini diresmikan lebih awal pada 14 Juli 2024 oleh Camat Popayato, Zulkifli Buludawa, dalam sebuah rangkaian acara silaturahmi bersama pemerintah se-Kecamatan Popayato, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta para orang tua wali murid. Yayasan ini berlokasi di Desa Telaga Biru, Kecamatan Popayato.
Sejak diresmikan, yayasan langsung membuka pendaftaran peserta didik baru dan mulai menjalankan berbagai program pendidikan Islami. Dalam kurun waktu empat bulan, sejumlah kegiatan telah berhasil dilaksanakan, di antaranya:
Outbound
Hafalan surat-surat pendek
Pembiasaan salat
Kegiatan puncak tema
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Program sedekah beras setiap Jumat—yang hingga kini telah dilakukan 17 kali dan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima
Yayasan Bahrul Ulum Ayatul Husna menaungi dua satuan pendidikan, yaitu TKIT (Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu) dan SDIT (Sekolah Dasar Islam Terpadu). TKIT dipimpin oleh Febriyanti Hulopi, sementara SDIT diketuai oleh Nursela H. Ano, S.Pd.
Fokus Pengembangan Karakter Islami
Dalam proses pembelajaran, yayasan menekankan pengembangan karakter anak melalui pembiasaan nilai-nilai Islami. Target hafalan Al-Qur’an ditetapkan cukup ambisius: 1 juz untuk tingkat TK dan 2 juz untuk tingkat SD, didukung oleh kurikulum dan program unggulan berbasis pembinaan akhlak.
Adapun kegiatan unggulan yayasan meliputi:
Outbond
Manasik haji
Hafalan surat pendek
Pembiasaan salat
Pembiasaan menabung
Puncak tema
Mabit
Qur’an Camp
Studi tour
Komitmen Sosial untuk Masyarakat
Ketua Yayasan Bahrul Ulum Ayatul Husna, Ridwan Buludawa, SE.MM, menegaskan bahwa yayasan tidak hanya fokus pada pembinaan peserta didik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial.
“Ada agenda rutin setiap pekan, yaitu sedekah Jumat yang kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan fakir miskin, anak yatim piatu, dan mereka yang berhak menerima. Selain itu, ada beberapa program sosial lain yang juga kami jalankan,” ujarnya.
Harapan ke Depan
Ridwan berharap keberadaan yayasan ini dapat menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda agar bermanfaat bagi keluarga, agama, dan bangsa.
“Kami berharap Yayasan Bahrul Ulum Ayatul Husna mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, terutama pemerintah, agar kami bisa terus memberikan yang terbaik ke depannya,” tambahnya.
Dengan berbagai program dan komitmen sosialnya, Yayasan Bahrul Ulum Ayatul Husna diharapkan menjadi salah satu pilar pendidikan Islami yang memberi kontribusi nyata bagi pembangunan karakter anak di Popayato dan sekitarnya.























