Menu Tutup

Zakat Fitrah 2024 di Pohuwato Ditetapkan Rp40.000 Per Jiwa

Abstrak.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato resmi menetapkan Zakat Fitrah untuk Kabupaten Pohuwato sebesar Rp40.000 per jiwa. Penetapan tersebut berdasarkan hasil rapat bersama yang dipimpin Sekda Pohuwato, Iskandar Datau, didampingi Asisten Pemkesra, Arman Mohamad, Senin (04/3/2024).

Sekda Pohuwato, Iskandar Datau menyampaikan bawah setiap menyambut Bulan Suci Ramadan kita selalu menggelar pertemuan terkait dengan kegiatan amaliah di bulan ramadan.

Sama halnya dengan tahun-tahun lalu, saat ini juga kita kembali menggelarnya dalam artian semua kegiatan di bulan ramadan 1445 Hijriah kita sepakati bersama.

“Alhamdulillah, dalam rapat ini semua kita telah sepakat dengan kegiatan selama bulan puasa, dam terpenting adalah penetapan zakat fitrah. Karena zakat fitrah yang menjadi wajib bagi umat islam tentu sangat dinantikan, apalagi di Kabupaten Pohuwato sebelum ramadan Pemerintah daerah bersama unsur terkait telah menetapkannya sebelum bulan puasa,” ujar Sekda Iskandar.

Menurutnya, besaran zakat fitrah ini diukur dari beras atau makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa yang disetarakan dengan harga beras Rp.16.000 perkilo gram. Dengan demikian, sesuai hasil rapat tersebut besaran zakat firah untuk ramadan tahun 2024 ini sebesar Rp.40.000.

“Kami harap para Camat dapat meneruskan besaran zakat fitrah ini ke seluruh masjid sesuai wilayah masing-masing,” imbuhnya.

Selain itu, pada rapat itu juga telah dibahas penetapan Tonggeyamo penentuan 1 Ramadan pada Minggu 10 Maret 2024 atau setelah mendengar hasil Sidang Isbat oleh Kementerian Agama RI.

Kemudian jadwal buka puasa di Masjid Agung Baiturrahim turut dibahas pula. Bahkan Safari Ramadan Pemda ke Kecamatan-kecamatan telah ditetapkan yang insyaallah dimulai pada hari keempat bulan puasa.

Selanjutnya kegiatan nuzul qur’an yang setiap malam ke-17 Bulan Ramadan diingatkan pula, karena malam nuzulul qur’an adalah peristiwa di mana kitab suci Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.

Terakhir, Tumbilotohe atau malam pasang lampu yang menjadi tradisi masyarakat Gorontalo pada malam ke-27 ramadan tak lupa disampaikan juga. Dan paling akhir adalah Tonggeyamo 1 Syawal yang rencananya akan dilaksanakan bersamaan dengan sidang Isbat penentuan 1 Syawal oleh Kementerian Agama RI.

“Semua ini adalah rangkaian kegiatan selama Bulan Ramadan yang dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato. Olehnya, melalui rapat ini kiranya apa yang dibahas menjadi catatan untuk ditindaklanjuti dan dilaksanakan bersama,” pungkasnya. (Ramlan/Abstrak).