Abstrak.id – Bupati Pohuwato, Saipul A.Mbuinga memberikan pujian kepada santri dan santriwati dari Yayasan Hamilul Qur’an, Kecamatan Paguat yang telah menghafal alqur’an.
Hal itu disampaikan langsung Saipul A. Mbuinga pada kegiatan tablig dan dzikir akbar, guna mengimplementasikan program satu desa satu hafidz sekaligus refleksi 10 bulan Pemerintahan SMS, di Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato, Jumat (31/12/2021).
Saipul mengatakan, penampilan para santri ini sangat luar biasa, dimana mereka mampu menjawab dan meneruskan bacaan al-qur’an dari Ketua Yayasan dan juga imam yang memandu dzikir tersebut.
Menurutnya, ini menandahakan bahwa santri-santri tersebut sudah mampu menguasai dan menghafal al-qur’an. “Pertahankan terus, jagalah bacaan ini, karena tidak semua orang bisa melakukannya,” imbuhnya.
Melihat kemampuan anak-anak ini, kata Saipul, menandakan bahwa ke depan akan lahir generasi penghafal alqur’an di Kabupaten Pohuwato ini. Berkaitan dengan itu, visi dan misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato terkait satu desa satu hafidz akan benar-benar terwujud.
“Terima kasih banyak kepada Yayasan Hamilul Qur’an Paguat yang sudah mendukung program pemerintah daerah. Pesan saya agar anak-anak ini bisa dijaga dengan baik terutama kepada orang tua, jangan sampai setelah lulus nanti mereka tidak aktif lagi dengan al-qur’an,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Hamilul Qur’an Kecamatan Paguat, Umar Abdul Azis saat dikonfirmasi menyampaikan, sejak dibukanya pendaftaran pada Februari 2021, alhamdulillah anak-anak dari Desa dan Kelurahan, di Kecamatan Paguat dan Dengilo menjadi pendaftar pertama pada pembukaan pembelajaran pada Maret kemarin. Hingga pada 10 bulan terakhir ini ada sebanyak 71 santri yang sudah mampu untuk menghafal alqur’an.
“Alhamdulillah, ini sesuai dengan program Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato untuk mencetak satu desa satu hafiz. Kami pun berterima kasih telah mendapat dukungan dari Pemda Pohuwato terutama pengembangan Yayasan Hamilul Qur’an,” tandasnya. (Ramlan/Abstrak).