Abstrak.id – Bertempat di rumah jabatan, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menerima kunjungan kerja Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kementerian Pekerjaan Umum, Dwi Atma Singgih Raharja Sabaris, ST, beserta rombongan, Rabu (28/01/2026).
Kunjungan kerja tersebut bertujuan membahas finalisasi proses pengadaan barang dan jasa (tender) pembangunan Kantor Bupati Pohuwato.
Supervisi pembangunan kantor bupati telah dilakukan sebelumnya, dan proses tender dilaksanakan melalui Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Provinsi Gorontalo.
Selain membahas tender, kunjungan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan BPBPK.
MoU mencakup pembangunan Gedung Kantor Bupati Pohuwato serta pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Randangan.
Kedua proyek saat ini masih dalam proses tender, dengan perkiraan kontrak pelaksanaan mulai Maret atau April 2026 dan durasi pengerjaan delapan bulan kalender.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Saipul didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pohuwato, Ir. Risdiyanto Mokodompit, Direktur Perumdam Moolango, Kaharudin Yusuf Rahim, Dewan Pengawas Perumda Moolango, Rinto W. Ali, serta Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Pohuwato, Ir. Viki Lahamutu.
Bupati Saipul menekankan bahwa pembangunan Kantor Bupati merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan.
Gedung kantor yang representatif diharapkan dapat menunjang efektivitas kerja aparatur sekaligus mencerminkan wajah pemerintahan profesional dan modern.
“Saat ini kami masih menempati kantor bersama sejak kejadian tahun 2023 lalu. Pembangunan kantor bupati sangat diharapkan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memberikan kenyamanan bagi aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, pembangunan kantor bupati telah dirancang matang dan terintegrasi, sehingga proses pelaksanaannya diharapkan berjalan sesuai ketentuan dan target waktu dengan dukungan penuh dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPBPK.
Lebih lanjut, Bupati Saipul menyampaikan bahwa penandatanganan MoU menjadi wujud komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur strategis daerah, termasuk Gedung Kantor Bupati dan SPAM Randangan.
“Kami berharap kerja sama ini memberikan kepastian pelaksanaan kegiatan, baik dari sisi perencanaan, pembiayaan, maupun pengawasan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Pohuwato,” jelasnya.
Terkait pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di RSUD Bumi Panua, Bupati Saipul menegaskan pentingnya fasilitas tersebut untuk mendukung sanitasi dan kesehatan lingkungan rumah sakit.
Keberadaan IPLT diharapkan meningkatkan standar pelayanan kesehatan, menjaga kebersihan, dan memberikan rasa aman bagi pasien, tenaga medis, serta masyarakat sekitar.
Usai penandatanganan MoU, Kepala BPBPK Kementerian PU bersama Kepala Bidang Cipta Karya meninjau lokasi pembangunan IPLT di belakang gedung RSUD Bumi Panua.
Kepala Dinas PUPR Pohuwato, Risdiyanto Mokodompit, menambahkan bahwa pemerintah daerah berharap sinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum terus terjalin, sehingga pembangunan infrastruktur strategis dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat langsung bagi pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.