GORONTALO — Komitmen Forum Komunikasi Mahasiswa Mania (FOKMMA) dalam menjaga keinginan roda organisasi kembali terbukti. FOKMMA secara resmi sukses menyelenggarakan agenda krusial, Sekolah Kepemimpinan Lanjutan (SKL) Ke-IV Tahun 2026 , yang berlangsung marathon selama tiga hari penuh, mulai dari 14 hingga 16 Mei 2026.
Bertempat di Gedung FITK-B, Kampus 2 IAIN Sultan Amai Gorontalo, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat fondasi internal organisasi melalui pemantapan kapasitas para kadernya.
Sebagai informasi, SKL merupakan jenjang kaderisasi tingkat kedua di tubuh FOKMMA. Agenda wajib ini digelar tepat enam bulan setelah para kader melewati fase awal, yaitu Orientasi Kader FOKMMA (OKF). Bukan sekedar pelatihan biasa, SKL dirancang sebagai kawah candradimuka untuk menyaring dan membentuk kader-kader pilihan.
Melahirkan Fasilitator Andal, Mempersiapkan Pemimpin Inti, dan Menjaring figur-figur potensial yang siap menduduki struktural posisi strategis di kepengurusan FOKMMA ke depan.
“Kami berharap lewat SKL Ke-IV ini lahir kader-kader yang berintegritas, amanah dalam mengemban tugas, serta bertanggung jawab penuh terhadap program kerja. Lebih dari itu, mereka harus mampu menjalankan sistem organisasi secara terstruktur demi masa depan FOKMMA yang lebih baik, ” tegas Ketua Umum FOKMMA periode 2025–2026, Siti Najra Stion , saat memberikan arahannya.
Selama tiga hari pelaksanaan, suasana forum terasa hidup dengan pemaparan berbagai materi mendasar. Para peserta digembleng dengan ilmu kepemimpinan, manajemen organisasi, hingga teknik fasilitator yang solid.
Melalui proses screening dan pembekalan yang ketat tersebut, sebanyak 10 peserta terbaik dinyatakan lulus dan secara resmi dibaiat sebagai alumni SKL Ke-IV Forum Komunikasi Mahasiswa Mania.
Pada prosesi penutupan kegiatan, optimisme tinggi terpancar dari wajah pengurus dan peserta. Siti Najra Stion kembali mengingatkan dan menegaskan bahwa SKL bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab baru.
Ia menekankan bahwa investasi pada kualitas SDM melalui SKL harus terus dipertahankan secara konsisten. Langkah ini menjadi satu-satunya kunci utama agar FOKMMA tidak akan pernah kehabisan stok pemimpin yang siap melanjutkan kejayaan organisasi di masa-masa yang akan datang.