Abstrak.id – Puluhan masyarakat Desa Bunto, Kecamatan Popayato Timur, Kabupaten Pohuwato menyambut kedatangan Bupati Saipul dengan dengan aksi unjuk rasa, menuntut persoalan Bantuan Sosial Tunai (BST).
Aksi unjuk rasa itu dilakukan saat pelaksanaan Pencanangan Rumah Tangga Pelopor Pencegahan Stunting (RTP2S) di Desa Bunto, Senin (26/12/2021).
Berdasarkan Pantauan Abstrak.id, Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga tak gentar sedikit pun dengan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh puluhan masyarakat Desa Bunto tersebut.
Terlihat orang nomor satu di Kabupaten Pohuwato itu justru mendekati dan merangkul puluhan masyarakat setempat, agar emosi mereka meredam.
“Kami akan menyikapi apa yang menjadi tuntutan masyarakat sekalian dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku,” ungkap Saipul Mbuinga.
Bupati Saipul meminta kepada masyarakat setempat untuk dapat bersabar sembari menunggu proses hukum yang sedang berjalan.
“Saya sudah meminta pihak Inspektorat Daerah untuk secepatnya menyelesaikan persoalan BST, insya allah hasilnya tanggal 30 Desember ini,” tuturnya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan massa aksi, Kasmat Toliango menyatakan dirinya bersama masyarakat siap menunggu hasil yang disampaikan Bupati Pohuwato.
“Kami akan tunggu sampai tanggal 30 Desember ini Kades Bunto harus sudah dinonaktifkan sementara. Jika tidak, kami akan melakukan unjuk rasa kembali,” tegasnya.
Sambil menunggu keputusan dari Bupati Pohuwato, Ia bersama masyarakat meminta Kepala Desa Bunto, Alep Dehimeli untuk memundurkan diri jabatannya.
“Sekali lagi kami minta kepada bapak Bupati agar secepatnya menyelesaikan persoalan BST ini. Dan hasilnya kami minta disampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” pungkasnya. (Ramlan/Abstrak).