Abstrak.id – Salah satu warga Desa Bukit Tingki, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Erwin Ismail diduga dipukul oleh oknum anggota TNI yang bertugas di Kecamatan Moutong.
Dugaan pemukulan tersebut ditanggapi langsung oleh Komandan Rayon Militer (Danramil) Moutong, Alder Mandalika.
Dia mengungkapkan, bahwa kejadian pemukulan yang menimpa salah satu warga Popayato, Erwin Ismail itu tidak benar. Menurutnya, justru yang mengalami pemukulan dari yang bersangkutan adalah dirinya.
Kejadian itu kata Alder, bermula ketika ia sedang berdiri di pinggiran jalan yang berada di Desa Bunto, Kecamatan Popayato Timur, saat itu ia menegur seseorang dengan suara yang keras yang belum diketahui identitasnya.
“Namun tiba-tiba pelaku langsung memukul wajah saya, sehingga saya dengan pelaku terjadi perkelahian. Tak berselang lama kemudian datang lagi teman pelaku dengan menggunakan senjata tajam berupa parang,” ungkap Danramil Moutong, Alder Mandalika, Rabu (12/1/2022).
Akibat dari kejadian itu, kata Danramil, dirinya mengalami sakit di bagian kepala. Saat itu juga ia melaporkan yang bersangkutan ke Polsek Popayato. Namun, saat itu para pelaku tersebut sudah melarikan diri.
“Kemudian sekitar pukul 22.30 Wita, anggota Koramil Moutong bersama anggota Koramil Popayato yang berjumlah 30 orang mendatangi Polsek Popayato untuk menyerahkan pelaku Erwin Ismail dalam keadaan wajah berdarah, sekujur tubuh lebam,” kata Alder Mandalika.
Saat ini kata Alder, pihaknya sudah membawa pelaku Erwin Ismail ke Puskesmas Popayato dan telah dirujuk ke RSUD Bumi Panua untuk dilakukan pengobatan.
“Saat ini pun anggota Polsek Popayato sedang mencari pelaku lainnya atas nama Ade Ismail yang telah melakukan pengancaman dengan sebilah parang,” pungkasnya. (Ramlan/Abstrak).