Beranda / Headlines / Menelusuri Visi Pendidikan dan Masa Depan Pohuwato Bersama Arman Mohamad

Menelusuri Visi Pendidikan dan Masa Depan Pohuwato Bersama Arman Mohamad

Abstrak.id – Pada malam yang tenang dengan Azan Isya berkumandang lembut dari masjid di dekat Kompleks Perumahan Teratai Griya, saya mengunjungi rumah Bapak Arman Mohamad. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus mewawancarai beliau tentang dunia pendidikan di Kabupaten Pohuwato.

Bapak Arman, yang kini menjabat sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, baru saja dilantik oleh Bupati Pohuwato sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Posisinya ini menggantikan Bapak Ikbar A.T. Salam yang telah purna bhakti.

Dalam perbincangan, kami membahas kondisi terkini Pohuwato dan visi beliau untuk masa depan kabupaten tersebut. Bapak Arman adalah salah satu tokoh yang terlibat sejak pembentukan Pohuwato pada tahun 2003, memulai karirnya sebagai Kasubag Humas dalam tim Asisten yang dibentuk oleh mendiang Bupati Boalemo, Almarhum Iwan Bokings.

Dengan penuh nostalgia, Bapak Arman mengenang masa-masa awal bertugas sambil menyebut beberapa nama kolega-koleganya yang kini telah pensiun atau berpulang ke rahmatullah.

Meski telah menduduki berbagai jabatan birokrasi, kesederhanaan tetap menjadi ciri khas beliau. Rumah tipe 45 yang telah direnovasi menjadi tempat yang nyaman bagi beliau dan keluarga.

Ruang tamu yang juga berfungsi sebagai ruang kerja tidak tampak mewah, hanya dipenuhi oleh deretan buku, lebih dari 300 buah, yang menjadi koleksi pribadi beliau.

“Ini harta saya yang paling berharga,” ungkap Bapak Arman dengan senyum bangga.

Beliau juga mengungkapkan keyakinannya tentang potensi pertumbuhan cepat Pohuwato, khususnya Marisa dan sekitarnya, berkat sumber daya alam yang melimpah.

Di bawah pemerintahan Bupati Saipul A. Mbuinga dan Wakil Bupati Ibu Suharsi Igirisa, banyak kemajuan telah dicapai, termasuk investasi pertambangan. PT. GSM, yang kini tergabung dalam grup MDK, merupakan pemegang izin KK generasi kelima dan rencana produksi emas Pani yang akan segera terealisasi.

Bapak Arman juga menceritakan rencana besar Bupati Saipul untuk menjadikan Pohuwato sebagai Kawasan Mineral Strategis (KMS) yang meliputi kawasan industri terpadu pertama di Gorontalo. Rencana ini mencakup koridor industri mineral, perdagangan, jasa, pangan berkelanjutan, dan transportasi terpadu.

Konsep perencanaan dari Bappeda Pohuwato mencakup tiga titik utama pertumbuhan. Marisa sebagai sentra pemerintahan, perdagangan, dan jasa.

Randangan sebagai kawasan ketahanan pangan dan transportasi udara, serta Paguat sebagai kawasan industri dan pelabuhan laut. Kecamatan lainnya akan berperan sebagai penyuplai komoditas sesuai potensi masing-masing, seperti perikanan, hortikultura, dan peternakan,UMKM

Bapak Arman juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk mempertahankan identitas Pohuwato sebagai daerah multi-etnis yang nyaman bagi semua agama dan budaya. (Ramlan/Abstrak).

Tag: