Indeks

Oknum Anggotanya yang Diduga Terlibat Proyek Irigasi Belum Diproses, Kapolri Diminta Pecat Kapolda Gorontalo

Abstrak.id – Oknum anggota Kepolisian berinisial UU yang diduga terlibat dalam proyek Irigasi Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia belum dilakukan proses hukum oleh Pimpinannya.

Atas dasar tersebut, Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan (AMPL) Gorontalo meminta Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo untuk memecat Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Angesta Romano Yoyol yang diduga membiarkan anggotanya terlibat dalam persoalan proyek Irigasi.

“Apapun dalilnya, anggota Polisi tidak boleh terlibat dalam proyek apapun. Hal itu diatur dalam PP nomor 2 Tahun 2003 Tentang Disiplin anggota Polri,” ungkap Adrianto kepada Abstrak.id, Sabtu (25/11/2023).

Disamping itu, ia juga meminta Kapolda Gorontalo untuk segera memberikan klarifikasi terbuka terkait video yang beredar mengenai upeti Rp700 juta yang diduga akan disetorkan kepada Kapolda Gorontalo melalui seseorang bernama Robin.

Namun, saat mereka menggelar aksi pada Senin (21/11/2023) kemarin di Polda Gorontalo kata Adrianto, Kapolda Gorontalo tak menanggapi ataupun memberikan klarifikasi langsung terkait video upeti Rp.700 juta tersebut.

“Kemarin saat kami menggelar aksi, Kapolda Gorontalo tak menemui kami, sehingga kami menduga Kapolda Gorontalo benar telah menerima upeti Rp700 juta dari oknum pelaku usaha tambang ilegal di Gorontalo,” tutupnya. (Ramlan/Abstrak).