Menu Tutup

Rusmiyati Pakaya Buka Perkemahan Raya Anak Sekolah GPIG di Karangetang

Abstrak.id – Bupati Pohuwato, Saipul A.Mbuinga melalui Asisten Administrasi Umum Setda Pohuwato, Rusmiyati Pakaya resmi membuka acara perkemahan raya anak sekolah minggu sinode Gereja Protestan Indonesia di Gorontalo (GPIG) Jemaat Maranatha Karangetang wilayah VIII, di lapangan Desa Karangetang, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato, Kamis (30/6/2022).

Adapun acara tersebut diikuti oleh 400 peserta anak sekolah minggu dan pembimbing dari seluruh wilayah sinode GPIG. Mulai dari wilayah satu hingga wilayah sepuluh.

Berdasarkan laporan panitia, acara perkemahan raya ini dimaksudkan menjadi persekutuan besar anak sekolah minggu GPIG dalam menikmati berbagai macam pengajaran firman Tuhan. Oleh karena itu, momen menjalin persahabatan dalam kasih tuhan seperti ini merupakan proses untuk mengamankan kepercayaan diri yang besar, mengasah keterampilan anak, serta menanamkan kemandirian anak sejak dini.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum, Rusmiati Pakaya menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta perkemahan raya sekolah minggu di Kabupaten Pohuwato.

“Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta perkemahan raya sekolah minggu yang telah meramaikan pohuwato untuk agenda yang luar biasa ini,” ujar Rusmiyati Pakaya.

Diakuinya, kegiatan yang mendatangkan para peserta dari luar daerah pohuwato tersebut merupakan agenda besar yang patut diapresiasi. Sebab, pada dasarnya kegiatan ini sebagai bentuk pemenuhan hak-hak terhadap anak.

“Mendatangkan peserta se-Provinsi Gorontalo ini memang tidak mudah, Kami menyadari ini butuh kerja keras, butuh team work yang kuat, dan komitmen untuk bagaimana menjadikan anak-anak kita menjadi anak-anak yang berkualitas dan memperoleh hak-hak sebagai anak, karena ini juga merupakan salah satu pemenuhan hak anak,” katanya.

Rusmiati pun menyebutkan, pemenuhan hak anak meliputi pemberian ruang untuk berkreasi, berinovasi, dan mengeksplorasikan segala potensi yang ada dalam diri anak-anak, dan media yang paling tepat adalah perkemahan seperti ini.

“Untuk bisa mengembangkan potensi dan talenta anak, maka kita harus mendampingi mereka. Periksa diri mereka setiap saat, peluk mereka setiap malam, cium mereka ketika tidur, ajak mereka berteman dan beri mereka kesempatan untuk membagi rasa dengan orang tua,” imbuhnya.

Terakhir, mantan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Pohuwato itu mengapresiasi kepada seluruh pihak yang turut serta menyukseskan kegiatan Perkemahan Raya Anak Sekolah Minggu Sinode GPIG Tahun 2022. Satu kebanggaan bahwa kolaborasi kita yang luar biasa ini sangat menarik dan sangat bermanfaat untuk pemenuhan hak anak dan untuk mengekplorasikan hak-hak anak tersebut.

“Dan ketika mereka sudah dieksploitir, maka mereka pasti akan memiliki minat dan bakat, baik dari sisi kesenian, olahraga maupun dari sisi religi. Sehingga ini menjadi peluang bagi kita semua untuk memberikan kesempatan kepada mereka sekaligus membina dan terus menjaga mereka,” tuturnya. (Ramlan/Abstrak).