Sadis! Selegram Cantik ini Dibakar Hidup-hidup saat Live Streaming

Abstrak.id – Seorang selegram dibakar hidup-hidup saat melakukan live streaming di akun media sosialnya. Aksi kekerasan ekstrem itu terekam secara live di media sosial Douyin (TikTok versi China).

Nasib itu menimpa seorang influencer wanita yang dikenal dengan nama Lamu. Dirinya dibunuh dengan cara dibakar mantan suaminya.

Dikutip dari Wolipop, Lamu dan mantan suaminya Tang Lu bercerai pada Juni 2022 setelah 11 tahun bersama. Sama seperti Lamu, suaminya pun cukup terkenal di Douyin.

Tang Lu dikabarkan telah berulang kali mengajak mantan istrinya tersebut rujuk. Namun, Lamu menolak kembali balikan dengan mantan suaminya itu karena disebut perilakunya yang kasar.

Adik Lamu mengatakan kepada media di China bahwa Tang Lu selama bertahun-tahun melakukan kekerasan rumah tangga kepada kakaknya itu.

Hingga akhirnya, tragedi itu terjadi tepatnya pada 14 September 2020.Tang Lu pergi ke rumah ayah mantan istrinya yang ditempati oleh Lamu. Tang Lu kemudian menyiram Lamu dengan bensin dan membakarnya hidup-hidup saat dia tengah live streaming.

Wanita 30 tahun itu menderita 90 persen luka bakar. Dia sempat dirawat di rumah sakit. Namun, Lamu meninggal dua minggu setelahnya.

Pengadilan mengatakan bahwa kejahatan Tang Lu itu sangat kejam dan layak mendapatkan hukuman yang paling berat. Seperti dikutip dari BBC, Tang Lu dieksekusi pada Sabtu (16/7/2022). Dia dihukum itu setelah dijatuhi hukuman mati pada Oktober 2021.

Lamu memiliki sekitar 75 ribu followers di Douyin. Di media sosialnya itu, Lamu memperlihatkan gaya hidupnya, memamerkan pedesaan Sichuan, dan sering mengenakan pakaian tradisional Tibet di video.

Kematiannya pun tersebut memicu diskusi di media sosial tentang kekerasan rumah tangga.

Seperti dikutip dari Mirror, kampanye atas kematian Lamu meningkat ketika Presiden China Xi Jinping memberikan pidato di konferensi PBB yang menyatakan perlindungan hak dan kepentingan perempuan harus menjadi komitmen nasional.

(Aden/Abstrak/detik

Bebas
Bebas Bebas Bebas
%d blogger menyukai ini: